DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

MENGAPA BELUM MENGGUNAKAN SISTEM APLIKASI SATU PINTU ?

 

13 September 2017 Pukul 08.00 WIB Kepala Bidang Ketenagaan “Drs. Doli Sapardi, M.Pd” selaku yang bertanggung jawab semua program Bidang Ketenagaan melaksanakan Sosialisasi tentang Operasional Penunjang Tata Administrasi di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Kepala Bidang Ketenagaan “Drs. Doli Sapardi, M.Pd” menginformasikan bahwa pelatihan ini mengundang 175 peserta terdiri dari Operator UPT Pendidikan Kecamatan dan Operator Lembaga SD dengan mengundang nara sumber dari BKD, yakni “Salim Mukhlis, SH”

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun “Sodik Hery Purnomo S.Si” hari ini berkenan membuka kegiatan ini sekaligus ingin Tanya jawab tentang adanya keluhan-keluhan yang terjadi selama ini.

Sebelum membuka kegiatan justru Beliau menanyakan kepada seluruh peserta yang hadir, menurut panjenengan apakah tata administrasi kepegawaian yang sekarang sedang dilaksanakan selama ini sudah bagus atau sudah sesuai dengan perkembangan jaman ?

Beliau mengatakan bahwa masukan dari panjenengan/peserta akan dijadikan bahan diskusi dan hasilnya sebagai pertimbangan untuk mempermudah pimpinan dalam mengambil sebuah kebijakan agar tepat sasaran.

Ada 3 (tiga) perwakilan dari lembaga SMP, UPT Pendidikan Kecamatan dan lembaga SD, pada inti pertanyaannya adalah sebagai berikut :

  1. Adanya keluhan tentang tugas operator terlau berat karena mengurusi semua urusan yang ada;
  2. Tidak ada sosialisasi tentang aturan terbaru, sehingga menyulitkan pihak operator dalam melaksanakan tugas;
  3. Belum adanya system aplikasi satu pintu, sehingga masih mengandalkan pengumpulan berkas-berkas yang belum optimal dalam pengarsipannya

Kepala Dinas berusaha sebisa mungkin meyakinkan untuk memberi pencerahan pertanyaan dari ketiga perwakilan peserta, yakni :

Mengenai keluhan tugas operator terlalu berat dan hal-hal lain sudah dibahas oleh Kepala Dinas pada pertemuan tanggal 29 Agustus 2017 yang lalu silahkan baca tautan disini  sedangkan sekarang akan membahas masalah adanya system aplikasi satu pintu.

Beliau mengatakan bahwa sangat benar-benar mendambakan adanya aplikasi satu pintu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun yang sudah terhubung langsung dengan semua lembaga di bawahnya, baik mulai PAUD, TK, SD dan SMP, sehingga mengurangi adanya kesalahan data ganda atau tidak valid, yang lebih penting pergerakan data bisa dinamis.

Perkembangan teknologi sudah mengalami perkembang sangat pesat, mengapa sekarang masih menggunakan pendataan manual dan hasilnya masih mengandalkan dengan adanya print out, bagaimana system semacam itu pada saat ini masih saja digunakan, justru akan menyulitkan bagi petugas.

Menurut beliau masih adanya beberapa kepentingan, mengapa sekarang masih menggunakan system manual, misalkan di salah satu bidang ada yang sudah menggunakan system aplikasi yang sebenarnya bisa digunakan atau berkolaborasi dengan bidang lain, akan tetapi karena sesuatu hal, tidak boleh atau apalah sehingga system aplikasi digunkan hanya satu orang saja.

Pemahaman dari petugas operator semacam itu yang sebenarnya harus segera dirubah, sudah waktunya semua Pemerintah Daerah menggunakan aplikasi satu pintu karena ada kaitannya dengan analisis jabatan dan untuk mengukur beban kerja, apabila data selalu salah atau tidak sinkron antara bidang satu dengan yang lain, tentunya akan menghambat pelaksanaan.

Kepala Dinas berharap kepada seluruh operator jangan cepat merasa puas hanya sebagai pengguna system aplikasi saja, akan tetapi harus bisa meningkatkan menjadi programmer dalam pembuatan system aplikasi, karena kita tau bahwa system aplikasi sudah banyak digunakan di “Mall atau warnet” dan yang perlu diketahui bahwa operator tidak perlu mempunyai spesifikasi ijasah khusus.

Penerapan system aplikasi satu pintu peruntukannya untuk kepentingan bersama bukan untuk kepentingan pribadi yang terhubung pada satu system server sehingga menghasilkan database, kemudian “super admin” membagikan tugas pekerjaan kepada “user” wakil dari bidang sesuai batas kewenangannya, selain itu ada data yang dibuka bebas akan tetapi mereka tidak bisa merubah data yang ada, perubahan yang berhak hanya super admin dan user wakil dari bidang.

FOTO KEGIATAN DISINI

 

NEW

September 20th 2018Views 0Comments 0Rating 0
September 19th 2018Views 0Comments 0Rating 0
September 19th 2018Views 5Comments 0Rating 0
September 18th 2018Views 5Comments 0Rating 0
September 18th 2018Views 2Comments 0Rating 0
September 17th 2018Views 2Comments 0Rating 0
September 14th 2018Views 6Comments 0Rating 0
September 13th 2018Views 3Comments 0Rating 0
September 10th 2018Views 5Comments 0Rating 0
September 10th 2018Views 2Comments 0Rating 0
September 10th 2018Views 4Comments 0Rating 0
September 6th 2018Views 12Comments 0Rating 0
September 5th 2018Views 13Comments 0Rating 0
September 4th 2018Views 14Comments 0Rating 0
September 3rd 2018Views 9Comments 0Rating 0
September 3rd 2018Views 8Comments 0Rating 0
August 31st 2018Views 15Comments 0Rating 0
August 31st 2018Views 9Comments 0Rating 0
August 30th 2018Views 5Comments 0Rating 0
August 30th 2018Views 6Comments 0Rating 0
August 28th 2018Views 16Comments 0Rating 0
August 28th 2018Views 17Comments 0Rating 0
August 28th 2018Views 16Comments 0Rating 0
August 28th 2018Views 7Comments 0Rating 0