DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

SEKOLAH NEGERI DIKELILINGI PONDOK PESANTREN

 

Informasi dari Guru SDN Tanjungrejo 03 Kecamatan Kebonsari “P. Unaningtyas. S” tanggal 16 Agustus 2017, pada saat itu mengatakan bahwa kegiatan paling menonjol adalah lembaga Diniyah dan telah mendapat ijin operasional.

Sudah sampai sejauh mana pembelajaran Diniyah tersebut, hal ini selalu mendapat perhatian dan pantauan dari Tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, output capaian apa selama satu tahun ini sudah berlangsung.

Ternyata anak kelas VI namanya “Laila Nailirrohmah” telah hapal beberapa Juz , semoga kedepan disusul adik-adik kelas mereka, ini merupakan salah satu program sangat diminati orang tua dari peserta didik.

Program Diniyah merupakan terobosan SDN Tanjungrejo 03 Kebonsari untuk mempertahankan  capaian penerimaan Peserta Didik Baru agar bisa stabil, dan melaksanakan program ini sebelum Pemerintah Kabupaten Madiun menerbitkan regulasi tentang BTQ untuk semua sekolah Negeri.

Mengapa lembaga swasta sekarang sangat diminati, karena mereka mempunyai program dan kegiatan selalu mengarah ke perkembangan inovasi dinamis, tanpa usaha dan perjuangan keras, jelas dampaknya tidak diminati siswa.

“P. Unaningtyas. S” juga mengatakan bahwa untuk mengimbangi ditengah-tengah kompetisi dengan lembaga swasta, SDN Tanjungrejo 03 harus selalu mampu membuat gebrakan-gebrakan agar tetap menjadi idola masyarakat.

Selain hal tersebut, menurut “P. Unaningtyas. S” perlu diketahui bahwa SDN Tanjungrejo 03 berada di wilayah Kecamatan Kebonsari yang merupakan jumlah terbesar telah tumbuh berkembang Pondok pesantren di wilayah Kabupaten Madiun, bahkan asal siswanya saja banyak dari luar kota.

Maka dari itu apabila tidak mengawali melaksanakan Program Diniyah lebih dulu, jelas sejak dulu kala sudah kekurangan peserta didik, karena minat orang tua dari peserta didik jaman sekarang lebih cenderung ke kolaborasi sekolah Negeri dengan Program Diniyah

Semoga ini merupakan sebuah hasil wawancara benar-benar menurut kenyataan di lapangan, bukan hanya isapan jempol belaka, karena suatu waktu pasti ada monitoring dari Dinas.

Harapan dari Dinas adalah, adanya kelanjutan atau tindak lanjut dari apa yang dituangkan dari program dan kegiatan sekolah, setelah pelaksanaan wajib harus ada perubahan sebelum dan sesudahnya, jadi bukan sekedar asal-asalan membuat kegiatan tanpa adanya output.

 

NEW

May 28th 2018Views 0Comments 0Rating 0
May 28th 2018Views 0Comments 0Rating 0
May 26th 2018Views 0Comments 0Rating 0
May 25th 2018Views 20Comments 0Rating 0
May 24th 2018Views 24Comments 0Rating 0
May 24th 2018Views 13Comments 0Rating 0
May 24th 2018Views 28Comments 0Rating 0
May 23rd 2018Views 14Comments 0Rating 0
May 22nd 2018Views 20Comments 0Rating 0
May 21st 2018Views 23Comments 0Rating 0
May 17th 2018Views 24Comments 0Rating 0
May 15th 2018Views 32Comments 0Rating 0
May 15th 2018Views 23Comments 0Rating 0
May 9th 2018Views 31Comments 0Rating 0
May 7th 2018Views 39Comments 0Rating 0
May 7th 2018Views 34Comments 0Rating 0
May 7th 2018Views 33Comments 0Rating 0
May 4th 2018Views 58Comments 0Rating 0
May 4th 2018Views 38Comments 0Rating 0
May 3rd 2018Views 52Comments 0Rating 0
May 3rd 2018Views 40Comments 0Rating 0
May 2nd 2018Views 54Comments 0Rating 0
May 2nd 2018Views 43Comments 0Rating 0
April 30th 2018Views 46Comments 0Rating 0
April 23rd 2018Views 61Comments 0Rating 0