DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

SOSIALISASI PERATURAN BARU

6 Juli 2017 Pukul 09.00 WIB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan “Sodik Hery Purnomo S.Si” didampingi Kepala Bidang Pembinaan SD “Adrianto, SE, MM” dan  Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan SD “Endang Purwaningsih, S,Sos, M.Si” berkenan membuka pelaksanaan “Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan” jenjang Sekolah Dasar (SD) di Aula UPT Pendidikan Kecmatan Madiun.

Sosialisasi pelaksanaan mengundang Tenaga Pendidik untuk Pendidikan Agama Islam sejumlah 810, Tenaga Pendidik untuk Pendidikan Agama Kristen sejumlah 21 dan Tenaga Pendidik untuk Pendidikan Katolik sejumlah 5 peserta dari jenjang SD dan pelaksanaannya dibagi menjadi 2 (dua) tahap, yakni Tahap I tanggal 6 s.d 7 Juli 2017 dan Tahap II 10 s.d 11 Juli 2017.

Tujuan Sosialisasi penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan jenjang SD untuk meningkatkan kemampuan Tenaga Pendidik Pendidikan Karakter berbasis Keagamaan dan memberikan pembekalan serta penguatan tentang materi umum dan materi pokok penyelenggaraan Pendidikan Karakter berbasis keagamaan dalam rangka menjamin terlaksananya Peraturan Bupati Madiun Nomor 64 Tahun 2016 secara efektif dan Efisien di Sekolah Dasar se Kabupaten Madiun.

Hasil yang diharapkan peserta dapat memahami Standar Kompetensi Dasar Penyelenggaraan Pendidikan Karakter Berbasis Keagamaan jenjang SD sehingga pembelajaran Ekstrakurikuler wajib di sekolah dapat berjalan secara efekti dan efisien.

Kepala Dinas sebelum mengadakan sosialisasi ini, Beliau telah mengundang dari unsur Kemenag Kabupaten Madiun/ Kasi Pendma, Tokoh Agama (MUI, NU, Muhammadiyah, GQH), perwakilan Guru Agama, dan Ketua Dewan Pendidikan untuk menyamakan persepsi.

Beliau menyampaikan bahwa terbitnya Peraturan Bupati Madiun Nomor 64 Tahun 2016 tentang “Pendidikan Karakter Berbasis Keagamaan pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama” sudah tidak ada kendala lagi seperti yang ditakutkan akan menggusur adanya beberapa Madrasah atau TPA, justru bisa menjadi mitra atau semacam kerjasama antara sekolah dan madrasyah.