DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

SMPN 2 KARE : HAPALAN JUZ 29

 

 

 

 

Perkembangan SMPN 2 Kare yang pernah ditulis oleh “Anton Tri Cahyono, S.S” peserta Diklat Jurnalistik Radar Madiun Jawa Pos Tahun 2017 tentang penerapan Peraturan Bupati  No. 64 Tahun 2016 yakni Pendidikan Agama dan Budi Pekerti melalui BTQ tidak hanya sebuah tulisan asal-asalan saja, tapi ada perkembangan tindak lanjut pelaksanaan kegiatan.

Informasi dari salah satu Pembina Ekstrakurikuler BTQ, “Drs. Bibit Handoyo,” bahwa pernah mengikuti kegiatan hapalan Al Qur’an atau Tahfizh Al-Qur’an di Masjid Kampus UGM Jogjakarta, dengan mengirim 14 siswa dan 2 guru pembina.

Karena rencana kegiatan BTQ semakin diminati siswa, maka niat SMPN 2 Kare yang terletak di atas pegunungan Wilis lumayan jauh dari kota Kabupaten, kurang lebih sekitar 20 Km dari Mejayan, untuk Tahun 2018 telah “menambah 4 pengasuh guru BTQ” dari luar sekolah.

Untuk Tahun 2018 berkat ada penambahan 4 pengasuh dari luar sekolah tersebut siswa siswi semakin semangat dalam belajar BTQ, untuk kegiatan selanjutnya sekarang sudah mulai menghapal juz 29.

Tidak sia-sia maksud baik Pemerintah Kabupaten Madiun telah mengeluarkan Peraturan Bupati untuk kegiatan BTQ, jadi tidak hanya hangat-hangat  tai ayam, artinya tidak serius atau sungguh dalam segala hal.

Pendidikan Karakter Berbasis Keagamaan menjadi dasar penting pembelajaran BTQ di sekolah, sebenarnya pada awal program ini telah terjadi pro dan kontra, khususnya bagi lembaga dibawah naungan Kemenag Kabupaten Madiun.

Pro Kontra terjadi karena belum adanya sosialisasi Peraturan Bupati  No. 64 Tahun 2016, dimungkinkan Program tersebut bisa menggeser kedudkan lembaga di bawah naungan Kemenag, namun berkat pertemuan antara semua tokoh-tokoh pendidikan, semua bisa memahami.