DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

KEJUARAAN KARATE

Peserta olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) cabang karate tahun ini agak lumayan banyak, yakni 23 putra dan 23 putri dan tempat arena di SMPN 1 Mejayan pada tanggal 7 Mei 2018.

sesuai ketentuan dan peraturan WKF dan PB FORKI, wasit dan juri yang memimpin pada satu partai pertandingan, tidak boleh berasal dari satu provinsi dan satu perguruan dengan atlet yang bertanding. sehingga wasit dan juri harus berasal dari berbagai provinsi dan perguruan di Indonesia.

Menurut prapto, kalau dilihat dari peraturan persyaratan wasit agak ketat, dimungkinkan tidak akan terjadi pilih kasih, karena mereka tidak saling mengenal, namun perlu juga harus diwaspadai apabila masih ada celah terjadinya pengaturan.

Selain itu, peserta bukan merupakan juara (juara I, II dan III bersama, baik perorangan maupun beregu) pada semua nomor pertandingan di

1.        Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendikbud Tahun 2018 .

2.        Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri Tahun 2018.

3.        Dan bukan juara 1, 2, 3 bersama O2SN pada tahun lalu.

Tim juri yang terdiri dari M Fatony, Wahyu kusuma, dan Agus rianto memutuskan untuk putra juara I Yeremia pambudi SMPN 1 Wonoasri, juara II Bagus Priya V SMPN 1 Wonoasri, dan juara III Arya Anggara SMPN 3 Mejayan, sedangkan juara putri, jauara I Zidny Permana SMPN 1 Mejayan, juara II Diandra Paramita SMPN 1 Wonoasri, dan Sri Wulan R SMPN 2 Nglames.

Kalau dilihat dari hasil kejuaraan, SMPN 1 Wonoasri mendapat tiga gelar kejuaraan, dua putra dan satu putri, akhir ini olahraga karate semakin menjamur, minat orang tua untuk memasukkan anaknya semakin tinggi.