DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

KEJUARAAN PENCAK SILAT LAGA

 

 

 

Madiun terkenal dengan julukan kampung pendekar, ternyata bisa terbukti dengan banyaknya jumlah peserta O2SN cabang pencak silat, yakni putra 35 dan putri 32, dan dilaksanakan di Padepokan kera sakti Kabupaten Madiun pada tanggal 9 Mei 2018.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan SMP “Prapto Purnomo, S.Pd” bahwa pertandingan pencak silat dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana yang secara teknis ditunjuk oleh Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) begitu juga wasit dan juri yang bertugas telah mendapat rekomendasi dari Pengurus Besar IPSI sesuai tingkatan.

Peserta boleh mengikuti nomor Tunggal dan nomor Tanding atau nomor Tunggal saja dan nomor Tanding saja, peserta juga boleh mengikuti 2 (dua) katagori yang di pertandingkan nomor Tunggal dan nomor Tanding (merangkap) sesuai dengan berat badan kelas yang diikuti.

Peraturan pertandingan yang digunakan pada O2SN (SMP) 2018 adalah peraturan pertandingan hasil MUNAS IPSI XIII Tahun 2012 yang telah disempurnakan.

Peraturan peserta O2SN SMP Tingkat Nasional tahun 2018 bukan Juara 1, 2 dan 3 O2SN tahun 2017 dan atau sebelumnya, peserta adalah juara pertama di tingkat provinsi, dan bukan peraih medali di kejuaraan tingkat nasional yang diadakan oleh PB IPSI di semua nomor lomba dan bukan binaan PPLP.

Tim Juri yang terdiri dari Gatot Suhartono, S.Pd.M.Pd., Heri Handoko, S.Pd., dan Khoirul Watoni memutuskan juara putra, juara I Gilang Nursofiyan SMPN 2 Nglames, Juara II Walidain Nur SMPN 1 Nglames, juara III Nizar Ilham SMPN 2 Nglames, sedangkan putri, juara I Adinda Kurniawati SMPN 1 Nglames, juara II ALikasa Paramadina SMPN 2 Nglames, juara III Genza Mei Linda SMPN 2 Nglames.

Kalau dilihat dari hasil kejuaraan, ternyata peta pencak silat laga jenjang SMP Kabupaten Madiun berada di Kecamatan Nglames, karena semua SANG JUARA dari SMPN 1 da 2 nglames.