OPINI MINAT BACA

Minat baca masyarakat Indonesia sangat  rendah dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Dari 61 negara, Indonesia menempati urutan ke-60 terkait dengan minat baca, demikian menurut Duta Baca Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Selain itu, per Januari 2018, data dari statista.com menunjukkan sebuah fakta bahwa 44% populasi masyarakat dewasa Indonesia menggunakan smartphone  untuk mengambil foto dan video dan hanya 3% yang menggunakannya untuk membaca buku maupun majalah digital.

Studi dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pun berbicara hal yang sama. Studi ini menunjukkan persentase minat baca masyarakat Indonesia hanya sebesar 0.01% atau 1 berbanding 10.000, Padahal membaca sangatlah bermanfaat diantaranya adalah;

 

  1. Menstimulasi/ Merangsang Otak

Penelitian telah menunjukkan bahwa stimulasi otak dapat memperlambat perkembangan (atau bahkan mungkin mencegah) penyakit Alzheimer dan Demensia, karena menjaga otak kita tetap aktif dan mencegahnya dari kehilangan kemampuannya. Sama seperti otot-otot dalam tubuh, otak pun membutuhkan latihan untuk tetap kuat dan sehat.

  1. Mengurangi Stress

Tidak peduli seberapa banyak stress yang kita miliki di tempat kerja, dalam hubungan pribadi kita, atau masalah lain yang tak terhitung jumlahnya yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari, itu semua akan menyelinap pergi ketika kita menyibukkan diri dalam sebuah aktivitas membaca. Sebuah novel yang ditulis dengan baik dapat memindahkan kita ke alam lain, sementara sebuah artikel menarik akan mengalihkan perhatian kita dan, membiarkan ketegangan mengalir pergi dan memungkinkan kita untuk bersantai.

  1. Menambah Pengetahuan

Semua yang kita baca akan mengisi kepala kita dengan sejumlah informasi baru, dan kita tidak pernah tahu kapan hal itu akan berguna untuk kita.

  1. Memperkaya Kosakata

Semakin banyak kita membaca, semakin banyak kata yang kita dapatkan, dan hal ini pasti akan membuka jalan untuk menjadi kosakata sehari-hari kita. Membaca buku juga penting untuk mempelajari bahasa baru, karena hal itu akan memperluas kata-kata yang digunakan dalam konteks, sehingga meningkatkan kemampuan dalam menulis dan kefasihan berbicara.

  1. Meningkatkan Daya Ingat

Ketika kita membaca buku atau sebuah novel misalnya, kita harus mengingat berbagai macam karakter, latar belakang mereka, ambisi, sejarah, nuansa, serta berbagai alur yang merangkai setiap cerita. Itu cukup banyak untuk diingat, tetapi otak adalah sesuatu yang luar biasa dan bisa mengingat hal-hal ini dengan relatif mudah. Cukup mengagumkan, setiap memori baru yang kita buat akan menciptakan sinapsis baru (jalur otak) dan memperkuat yang sudah ada, yang membantu mengingat memori dalam jangka pendek serta menstabilkan suasana hati.

  1. Kemampuan Berpikir Analitis yang Kuat

Apakah kita pernah membaca sebuah novel misteri yang menakjubkan, dan memecahkan misteri sendiri sebelum kita menyelesaikan membaca buku tersebut? Jika demikian, kita mampu menempatkan pemikiran kritis dan analitis untuk bekerja dengan mengambil poin-poin dari semua rincian yang diberikan dan memilah mereka untuk menentukan “siapa pelakunya”.

  1. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

Ketika kita membaca buku, semua perhatian kita hanya terfokus pada cerita dan kita melupakan hal-hal lainnya yang berada di luar buku.

  1. Ketenangan

Selain relaksasi yang menyertai ketika membaca buku yang bagus, sangat mungkin bahwa subjek yang kita baca dapat membawa kedamaian batin dan ketenangan. Membaca teks spiritual dapat menurunkan tekanan darah dan membawa ketenangan mendalam. Membaca buku pengembangan diri telah terbukti membantu orang yang menderita gangguan mood (suasana

 Menurut beberapa analisa Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca .

  1. Mudahnya memperoleh informasi yang instan
    Jika dahulu untuk memperoleh informasi baik dalam mengerjakan tugas, seorang siswa harus membaca buku atau minimal ke perpustakaan guna mendapatkan informasi yang diharapkan, maka saat ini dengan keberadaan teknologi informasi (seperti mesin pencari; google, yahoo, baidu, uc browser) membuat masyarakat, siswa/pelajar dengan mudahnya menemukan informasi yang dia cari,dan ini membuat minat untuk belajar menjadi menurun.
  2. Disamping itu keberadaan facebook, twitter, BBM, WA sedikit banyaknya telah menyita waktu masyarakat ,siswa/pelajar dalam mengaksesnya, alhasil waktu yang sebenarnya harus digunakan belajar dan membaca malah habis digunakan untuk mengakses sosial media.
  3. Banyaknya hiburan (TV dan Youtube) Selanjutnya hal yang bisa menjadi faktor penyebab minat baca pelajar menjadi berkurang adalah banyaknya tayangan-tayangan di televisi yang membuat anak mejadi lebih betah untuk menonton TV. Belum lagi kehadiran youtube yang membuat pelajar/siswa dengan leluasa bisa menonton tayangan yang dia sukai, kalau sudah seperti ini maka otomatis porsi waktu untuk belajar dan membaca semakin terkikis. 
  4. Sarana/media membaca yang kurang Keberadaan sumber belajar yang masih minim (perpustakaan, taman baca dll) membuat siswa sulit untuk mengembangkan minatnya untuk membaca, karena untuk membaca sejatinya butuh sumber/media. bisa memicu munculnya semangat membaca dalam diri siswa.
  5. Konsep membaca yang diajarkan guru kurang bervariasiMetode dalam menstimulasi siswa agar termotivasi untuk membaca harus variatif agar siswa/pelajar menganggap kegiatan membaca tersebut sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan.
  6. Terakhir yang bisa menjadi penyebab dari berkurangya minat baca dari sebagian siswa/pelajar adalah keberadaan game, baik di PC, PS/Nintendo dan di android membuat anak menjadi maniak game sehingga aktivitas membuka buku jarang dilakukan.

 Namun di era digital ini kita tidak perlu khawatir. Di internet banyak tersedia e-book gratis yang bisa kita download dan membacanya di e-reader, iPad atau layar komputer kita. Terdapat genre bacaan untuk setiap orang di planet ini, entah itu literatur klasik, fashion, biografi, sejarah, panduan pengembangan diri, novel romatis dan masih banyak lagi. Yang kita perlukan hanyalah keinginan kuat kita untuk mulai membaca secara teratur, Tugas bapak Ibu guru yang ada disekolahan harus bisa menumbuhkan minat baca siswa ,pemberian tugas tugas kepada siswa yang menuntut mereka harus membaca buku harus terus diefektifkan, program literasi yang telah dibuat disekolahan harus terus dilanjutkan dan terus dievaluasi dan dicari solusi jika terjadi kendala.

Opini Kepala Bidang Pembinaan SMP “Prapto Purnomo, S.Pd”