DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

KELUH KESAH PELATIH ATLET DI PEDESAAN


Menurut penuturan atau keluh kesah sang guru tidak tetap (GTT) olahraga SMPN 1 Gemarang “Khusnul Mustofa, S.Pd, M.Pd” yang merangkap sebagai pelatih “One Gam Athletik Club” dan merupakan club bentukan sendiri untuk menampung calon atlet kecamatan Gemarang.

Khusnul menuturkan bahwa sudah pernah dibahas dengan pihak dinas, ternyata bukan hanya siswa anak Gemarang saja yang dilatih, akan tetapi banyak atlet luar wilayah yang menitipkan ke club untuk dilatih.

salah satu anak asuhan atau siswa yang bernama Yunus dulu siswa SMPN 1 Gemarang dan sekarang telah melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi ke luar kabupaten Madiun, memang mereka banyak yang mengincar Yunus, sejak ketika masih duduk di SMPN 1 Gemarang pun sudah dilatih oleh pihak luar, mereka sudah mengerti bahwa yunus bakal jadi atlet terkenal.

Namun meskipun dilatih di luar kota, Yunus tetap milik KONI Kabupaten Madiun dan “One Gam Athletik Club” sewaktu waktu bila dibutuhkan bisa dimanfaatkan oleh Kabupaten Madiun, namun untuk prestasi yang diadakan tingkat sekolah, Yunus milik kota tersebut.

Yunus warga Kecamatan Gemarang sekolah ke luar kota dibiayai sepenuhnya oleh Dinas yang berwenang, yakni provinsi jawa timur, karena jenjang SMA/SMK sekarang milik provinsi dan mengingat juga karena rumah Yunus di daerah agak terpencil yang jauh dari sarana dan prasarana olahraga.

Selain itu khusnul menuturkan bahwa Yunus sudah dididik sejak lama, maka sekarang biar ada penyegaran ke luar kota, namun pelatih disana masih dalam tahap penyesuaian karena dimungkinkan belum hafal betul karakter fisik yang dimiliki, terbukti kemarin Yunus cedera ketika mengikuti lomba ke gorontalo.

Yang paling mendasar dirasakan sang pelatih khusnul adalah, bahwa masih berstatus GTT, tentu saja ada sedikit keterbatasan pendanaan untuk membiayai sepenuhnya club tersebut, perlu ada pihak sponsor atau pihak luar untuk bisa membantu keberlangsungan club tersebut.

Perlu diketahui bahwa Yunus siswa SMPN 1 Gemarang bidikan sang guru Khusnul pernah mewakili Jawa Timur ke tingkat Nasional dalam Tri Lomba O2SN yang terdiri dari lomba Lari, Lompat Jauh dan Tolak Peluru, namun waktu itu gagal karena ketika mengikuti lomba terkena paku.

Harapan sang GTT Khusnul adalah, pihak terkait untuk lebih memperhatikan kesejahteraan atlet yang berprestasi sejak dini, baik tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, Nasional dan Internasional, jangan sampai ada kejadian seperti atlet yang menjuarai tingkat internasional kemarin, begitu tenar, baru banyak donatur yang datang.