DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

MUSIK TRADISIONAL JANGAN SAMPAI MILIK ORANG LAIN

Rabu 24 Mei 2017 Pukul 08.00 WIB Kepala Bidang Pembinaan SMP “Prapto Purnomo, S.Pd” Bidang Pembinaan SMP selaku yang bertanggung jawab pelaksanaan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Kepala Seksi Peserta Didik “Budi Mulyono, SE” selaku penanggung jawab kegiatan Festifal dan lomba Seni Siswa Nasional khususnya “Musik Tradisional” di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Kepala Bidang Pembinaan SMP “Prapto Purnomo, S.Pd” Bidang Pembinaan SMP mengatakan bahwa sangat menyayangkan dengan adanya kesempatan festival ini, dari 47 SMP Negeri/Swasta di Kabupaten Madiun yang mengikuti hanya 7 Lembaga SMP, indikator capaian mencapai 14,89%.

Dikatakan pula bahwa betapa pentingnya mempertahankan tradisi yang kita punyai, apabila tidak bisa merawat, jangan salahkan apabila budaya kita diakui orang lain, seperti peristiwa tahun-tahun sebelumnya yang sempat mengguncang media massa.

Dewan Juri FLS2N Kategori “Festival Musik Tradisional” jenjang SMP yaitu Jangkung Suprianta, S.Pd, Guru SMAN Pilangkenceng, Ony Suryono Guru SMAN 1 Geger dan Isoisusilo, S.Sn, M.Pd memutuskan Juara I Kelompok SMPN 1 Balerejo, Juara II SMPN 2 Nglames, Juara III SMPN 1 Kebonsari, Harapan I SMPN 1 Geger dan Juara Harapan II SMPN 1 Dolopo.

PETUNJUK TEKNIS

Menyediakan sarana untuk bermain musik bagi siswa, merupakan satu diantara upaya untuk melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkan jenis kesenian tradisi, khususnya seni musik tradisional.

Bermain musik merupakan sarana mengasah kepekaan rasa, memperhalus budi pekerti, mengajarkan perilaku santun, disiplin, yang lambat laun sifat-sifat tersebut akan tertanam dalam jiwa anak, dan diharapkan pada saatnya kelak anak sebagai generasi penerus bangsa memiliki budi pekerti dan karakter yang luhur.

Tujuan

  1. Menyediakan wahana dan sarana bagi siswa agar dapat mengapresiasi musik daerah lain sehingga tercipta rasa saling menghargai dan rasa bangga memiliki keragaman musik tradisi Indonesia;
  2. Membentuk sifat dan kepribadian siswa agar berbudi pekerti luhur.
  3. Tersedianya wahana untuk mengapresiasi keragaman musik tradisi daerah lain;
  4. Terciptanya rasa saling menghargaai dan rasa bangga memiliki ragam musik tradisi;
  5. Terbentuknya sifat dan kepribadian siswa yang berbudi pekerti dan berkarakter luhur.

Tema

“Mendulang Kreativitas, Memupuk Pekerti, hingga tercipta Karakter Luhur Anak Indonesia”

Materi Festival

Materi festival adalah musik garapan baru/kreativitas (belum pernah dipentaskan sebelumnya) yang bersumber atau berpijak dari musik tradisi setempat (mengusung kearifan lokal).

Ketentuan Lomba

  1. Jumlah peserta setiap grup/kontingen maksimal 5 (lima) orang;
  2. Setiap grup/kontingen boleh terdiri dari putra saja, putri saja, atau campuran putra dan putri;
  3. Instrumen musik yang digunakan adalah instrumen musik daerah setempat (bukan dari daerah lain);
  4. Instrumen musik yang digunakan adalah instrumen musik akustik (non elektrik);
  5. Penata musik diperbolehkan orang dewasa;
  6. Repertoar karya yang disajikan adalah sebuah garapan musik (perpaduan vokal dan instrumental) dan merupakan kesatuan garapan yang utuh;
  7. Waktu penyajian maksimal 15 menit (tidak termasuk persiapan);
  8. Kostum/busana yang dikenakan peserta/pemusik adalah pakaian daerah masing-masing;
  9. Peserta membawa alat musik sendiri (panitia tidak menyedian alat musik).

Tim Pengamat (Dewan Juri)

Tim Pengamat/Dewan Juri terdiri dari para pakar/ahli dalam bidang musik tradisi yang memiliki kapasitas, kredibilitas, dan kapabilitas dalam bidangnya. Dalam memberikan penilaian Pengamat berlaku obyektif (tidak memihak) dan semata-mata hanya berdasar pengamatan pada waktu penyajian.

Aspek Penilaian

  1. Originalitas (keaslian, kearifan lokal dan ciri khas kedaerahan);
  2. Kreativitas/garapan;
  3. Harmoni (keserasian tata hubungan instrumen dan vokal);
  4. Dinamika garapan.

Penghargaan

  1. Predikat penghargaan festival akan diberikan kepada grup/kontingen yang dipilih Tim Pengamat berdasarkan kreteria penilaian, yaitu: 10 (sepuluh) grup penyaji terbaik tanpa peringkat;
  2. Para peraih predikat penyaji terbaik akan mendapat penghargaan dari panitia.

         

 

NEW

November 16th 2018Views 6Comments 0Rating 0
November 15th 2018Views 11Comments 0Rating 0
November 14th 2018Views 7Comments 0Rating 0
November 14th 2018Views 9Comments 0Rating 0
November 13th 2018Views 9Comments 0Rating 0
November 13th 2018Views 11Comments 0Rating 0
November 12th 2018Views 9Comments 0Rating 0
November 12th 2018Views 10Comments 0Rating 0
November 12th 2018Views 9Comments 0Rating 0
November 12th 2018Views 10Comments 0Rating 0
November 7th 2018Views 17Comments 0Rating 0
November 7th 2018Views 11Comments 0Rating 0
November 7th 2018Views 10Comments 0Rating 0
November 6th 2018Views 10Comments 0Rating 0
November 6th 2018Views 11Comments 0Rating 0
November 5th 2018Views 22Comments 0Rating 0
November 5th 2018Views 10Comments 0Rating 0
November 5th 2018Views 9Comments 0Rating 0
November 4th 2018Views 10Comments 0Rating 0
November 1st 2018Views 17Comments 0Rating 0
November 1st 2018Views 19Comments 0Rating 0
October 31st 2018Views 18Comments 0Rating 0
October 31st 2018Views 14Comments 0Rating 0
October 31st 2018Views 22Comments 0Rating 0
October 31st 2018Views 15Comments 0Rating 0