DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

LOMBA CIPTA DAN BACA PUISI

6 Mei 2017 Pukul 08.00 WIB Kepala Bidang Pembinaan SMP “Prapto Purnomo, S.Pd” Bidang Pembinaan SMP selaku yang bertanggung jawab pelaksanaan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun jenjang SMP berkenan bemberi Piala kepada Pemenang lomba “Lomba Cipta dan Baca Puisi” di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Menurut Beliau jumlah peserta ada 39, sejumlah peserta tersebut awalnya diseleksi pada kategori “Cipta” menjadi 15 besar, kemudian pelaksanaan lomba “Baca Puisi” dipilih menjadi 5 besar, sekaligus ditetapkan menjadi juara.

Tim Juri yang terdiri dari Arlan Supartono, M.Pd, Sukarti, M.Pd dan Sarno, M.Pd menetapakan juara sebagai berikut :

  1. KHASIVA ANGGITA TERRA SMPN 1 JIWAN
  2. NUR ANI DWININGTYAS SMPN 1 GEGER
  3. ROSALINDA DIAH PITALOKA SMPN 2 NGLAMES
  4. DEA PURBAWANTI SMPN 1 PILANGKENCENG
  5. JIHAN AMIRAHIDA SMPN 1 BALEREJO

PETUNJUK PELAKSANAAN

Puisi adalah bagian dari karya sastra. Teks-teksnya begitu indah dan memesona, membuat para penikmat sastra terus menikmati bait-baitnya. Itulah mengapa pencipta puisi merupakan pujangga yang pandai memainkan keindahan berbahasa. Proses menciptakan puisi bukanlah perkara mudah. Imajinasi dan kreativitas berbahasa adalah syarat mutlaknya. Teks-teks dalam puisi awalnya memiliki aturan namun perkem¬bangan zaman membuat seseorang memiliki kebebesan dalam membuat puisi. Meskipun begitu, struktur fisik seperti perwajahan, diksi, imaji, gaya bahasa, irama, serta struktur batin seperti tema, rasa, nada, dan amanat harus tetap ada dalam puisi tersebut.

Kegiatan mencipta selanjutnya membaca puisi merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada para pecinta karya sastra (puisi) karena selain meningkatkan daya imajinasi siswa juga meningkatkan kualitas berbahasa dan sastra Indonesia. Meskipun mencipta dan membaca puisi merupakan satu kegiatan yang terintegrasi, namun mencipta dan membaca puisi merupakan dua hal yang memiliki ranah yang berbeda dan masing-masing ranah tersebut memiliki perangkat yang berbeda. Cipta puisi masuk dalam ranah karya sastra yang menekankan inspirasi, penentuan Tema, pemilihan diksi, rima, irama, frase, persajakan, kebaitan, gaya bahasa. Sedangkan membaca puisi merupakan ranah pemeranan atau keaktoran yang menekankan aspek acting, vocal, penjiwaan, ekspresi tubuh dan wajah.

Meskipun kedua kegiatan ini memiliki ranah yang berbeda, namun integrasi kedua kegiatan ini dalam satu lomba merupakan upaya untuk meningkatkan apresiasi siswa dalam bersastra (puisi). Puisi yang diciptkan para siswa juga dapat dihayati dan diekspresikan dalam bentuk kemampuan membacanya. Dengan begitu, para karya sastra (puisi) dapat dinikmati keindahannya oleh siapapun, termasuk pencipta puisi tersebut.

Tujuan

  1. Meningkatkan dan mengembangkan apresiasi karya sastra di kalangan siswa SMP/MTs dan sederajat.
  2. Menambah kreativitas serta kecintaan akan ilmu pengetahuan dalam bidang sastra khususnya mencipta dan membaca puisi.
  3. Menampung dan menyalurkan bakat dan potensi siswa dibidang sastra dan keaktoran khususnya dalam bidang menulis dan membaca puisi.
  4. Mengembangkan sikap kompetitif dan sportivitas dalam diri siswa sejak dini.
  5. Menanamkan dan membina kecintaan siswa terhadap karya budaya bangsa melalui potensi diri para siswa.

Tema “Bertukar Tangkap dengan Lepas” (Amir Hamzah)

 Bentuk Lomba

  1. Lomba dalam bentuk cipta puisi
  2. Lomba dalam bentuk baca puisi

Ketentuan Lomba

Lomba dalam bentuk Cipta Puisi

1)      Bersifat spontan

2)      Jumlah kata dalam penulisan puisi minimal 50 kata, dan maksimal 250 kata.

3)      Tema puisi ditetukan oleh juri pada saat lomba akan dimulai

4)      Karya original peserta dan bukan karya orang lain.

5)      Majas (gaya penulisan) dan judul puisi bebas

6)      Waktu pelaksanaan 120 menit dari waktu yang ditentukan.

7)      Segala keperluan alat tulis menulis disediakan panitia

8)      Peserta tidak diperkenankan membawa HP, Laptop, dan buku atau kertas lain selain yang sudah disediakan oleh panitia.

9)      Teks puisi tidak menyinggung SARA dan bermuatan pornografi

10)  Pengumuman pemenang sehari ( 1X 24 jam) setelah pelaksanaan lomba selesai.

Ketentuan Lomba Baca Puisi

  1. Pelaksanaan lomba baca puisi satu hari ( 1 X 24 Jam) setelah pengumuman hasil dari lomba cipta puisi
  2. Dalam pembacaan puisi, peserta tidak diperbolehkan menggunakan:a) Pengeras suara, b) Menggunakan alat pengiring baik yang dimainkan sendiri maupun, yang dimainkan oleh orang lain.
  3. Dalam membacakan puisi peserta wajib menyebutkan nama penyair dan judul puisi.

Mekanisme Lomba

  1. Lomba dibagi dalam 2 (dua) babak, yaitu babak penyisihan dan babakfinal.
  2. Pada babak penyisihan tingkat sekolah, kabupaten/kota, dan provinsi akan diambil sebanyak 3 (tiga) nominasi terbaik untuk selanjutnya ditetapkan terbaik pertama.
  3. Pada babak penyisihan tingkat nasional akan diambil sebanyak 10 nominasi terbaik untuk selanjutnya mengikuti babak final.
  4. Pada babak final peserta membacakan 1(satu ) puisi hasil karyanya.

Tahapan Lomba

  1. Lomba Cipta dan Baca Puisi dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari Tingkat Sekolah; Tingkat Kabupaten/Kota; Tingkat Provinsi; dan Tingkat Nasional.
  2. Aturan dan mekanisme setiap tahapan lomba mengikuti aturan panduan ini.

Aspek Penilaian Lomba

  1. Penilaian lomba terbagi dari dua aspek, yakni aspek cipta puisi dan baca puisi.
  2. Persentase penilaian cipta puisi adalah 70 persen sedangkan persentase penilaian baca puisi adalah 30 persen.
  3. Aspek penilaian cipta puisi melieputi: a) Teknik penulisan, ( Persajakan, Kebaitan, Perimaan, ), b) Diksi, ( Pilihan kata ), c) Kesesuaian tema dengan isi.
  4. Aspek penilaian baca puisi meliputi: a) Interpretasi, b) Vokal :  (1) Artikulasi, (2) Intonasi, (3) Diksi, (4) power, c) Ekspresi (Mimik dan Gesture), d) Totalitas (Penyajian secara keseluruhan).

Penghargaan

Para pemenang akan mendapatkan penghargaan berupa medali (emas, perak, dan perunggu), pia¬gam, dan hadiah lainnya.

Dewan Juri

Lomba Tingkat Sekolah :

  1. Dewan juri terdiri dari 3 (tiga) orang, berasal dari guru mata, pelajaran bahasa dan sastra/seni budaya/praktisi/atau profesional yang berkompeten baik dari sekolah setempat atau dari sekolah lai,
  2. Dewan juri memilih dan menetapkan 1 (satu) siswa terbaik untuk diikutkan pada jenjang berikutnya di tingkat kabupaten/kota,
  3. Penilaian lomba sesuai dengan petunjuk buku panduan dan pelaksanaan lomba disesuaikan dengan jadwal yang ditetapkan oleh panitia.

Lomba Tingkat Kabupaten/Kota

  1. Dewan juri terdiri dari 3 (tiga) atau lebih dan berjumlah ganjil, berasal dari guru mata pelajaran bahasa dan sastra serta seni budaya; praktisi seni (pengamat, sastrawan, budayawan; dan profesional yang berkompeten.
  2. Dewan juri menentukan nominasi peringkat terbaik I, II, dan III.
  3. Dewan juri menetapkan 1 (satu) peserta terbaik pertama untuk selanjutnya diikutkan dalam lomba cipta dan baca puisi di tingkat provinsi.
  4. Pelaksanaan lomba sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh panitia.

Persyaratan Dewan Juri

  1. Berasal dari lingkungan akademisi minimal memiliki gelar kesarjanaan S1 (pendidikan) bahasa dan sastra, seniman professional, praktisi seni yang berkompeten di bidangnya.
  2. Pernah menjadi juri lomba cipta dan baca puisi sekurang-kurangnya sesuai tingkatan lomba.
  3. Bersikap adil, independen dan bertanggung jawab terhadap keprofesionalannya

        

 

NEW

November 17th 2017Views 1Comments 0Rating 0
November 16th 2017Views 2Comments 0Rating 0
November 14th 2017Views 13Comments 0Rating 0
November 13th 2017Views 13Comments 0Rating 0
November 10th 2017Views 21Comments 0Rating 0
November 9th 2017Views 15Comments 0Rating 0
November 9th 2017Views 14Comments 0Rating 0
November 8th 2017Views 16Comments 0Rating 0
November 7th 2017Views 18Comments 0Rating 0
November 6th 2017Views 15Comments 0Rating 0
November 4th 2017Views 15Comments 0Rating 0
November 2nd 2017Views 23Comments 0Rating 0
November 1st 2017Views 22Comments 0Rating 0
October 31st 2017Views 26Comments 0Rating 0
October 30th 2017Views 25Comments 0Rating 0
October 30th 2017Views 26Comments 0Rating 0
October 27th 2017Views 37Comments 0Rating 0
October 27th 2017Views 28Comments 0Rating 0
October 23rd 2017Views 37Comments 0Rating 0
October 23rd 2017Views 28Comments 0Rating 0
October 23rd 2017Views 28Comments 0Rating 0
October 19th 2017Views 25Comments 0Rating 0
October 18th 2017Views 34Comments 0Rating 0
October 13th 2017Views 57Comments 0Rating 0
October 11th 2017Views 39Comments 0Rating 0