DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

TERKENA PAKU SAAT MENGIKUTI LOMBA TINGKAT NASIONAL

Guru Tidak Tetap (GTT) olah raga SMPN 1 Gemarang “Khusnul Mustofa, S.Pd, M.Pd” mengatakan bahwa sangat menyayangkan kalau lokasi lapangan tempat pertandingan bertemunya sang juara wakil dari masing-masing Provinsi seluruh Indonesia yang mengikuti kejuaraan nasional, yakni atlit Kabupaten Madiun “Yunus” anak asuhannya terkena paku di lapangan.

Menurut “Khusnul Mustofa, S.Pd, M.Pd” yang mengantar atlit mewakili Jawa Timur pada pelaksanaan O2SN tingkat Nasional di Medan pada tanggal 3 sampai dengan 9 September 2017, “Yunus” dalam Tri Lomba O2SN yang terdiri dari lomba Lari, Lompat Jauh dan Tolak Peluru, jadi pada lomba Tri Lomba O2SN ketiga-tiganya harus dilalui.

Kronologi jalannya pertandingan “Yunus” pada cabor Lari O2SN tingkat Nasional telah mendapat rangking 4 sedangkan lomba Tri Lomba O2SN mendapat peringkat 9, karena  ketika mengikuti lomba lari kakinya terkena Paku sehingga mempengaruhi lomba kedua dan ketiga yaitu Lompat jauh dan Tolak Peluru tidak bisa maksimal.

Impian sang GTT mengantar siswa didiknya kandas sudah untuk bisa meraih medali emas O2SN Nasional, menurut informasi dari salah satu Kepala Seksi Peserta Didik “Budi Mulyono, SE” bahwa tidak diragukan lagi kemampuan dan kemauan sang Guru telah membina atlinya di daerah terpencil yaitu Kecamatan Gemarang Khususnya SMPN 1 Gemarang masuk dataran tinggi yakni Pegunungan Wilis.