DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

KUNJUNGAN DPRD KABUPATEN GUNUNG KIDUL

 

6 April 2018 Pukul 09.00 WIB, Kunjungan Kerja dari Komisi D DPRD Kabupaten Gunung Kidup Provinsi Daerah Istimewa Yogjakarta diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan “Drs. Suprijadi, M.Pd”  di Gedung Utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jalan Raya Tiron Nomor 87 Kabupaten Madiun.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  “Sodik Hery Purnomo S.Si” tidak bisa hadir menemui karena sedang melaksanakan tugas undangan ke Surabaya, Beliau berangkat kemaren tanggal 5 April 2018 pukul 14.00 WIB didampingi Kepala Sub. Bag. Penyusunan Program dan Pelaporan “Eni Lestari, S.Si” dan Kepala Seksi Pendidikan SD Bidang Ketenagaan “Suparlan, S.Sos”

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan “Drs. Suprijadi, M.Pd” mengucapkan selamat datang dan sangat berterima kasih atas kunjungannya, ini merupakan suatu kehormatan bagi kami dan kami siap menerima sharing atau pertanyaan yang sekiranya bisa membawa dampak kemajauan antara Kabupaten Madiun dan Kabupaten gunugn Kidul.

Ketua Komisi D DRPD Kabupaten Gunung Kidul “Heri Kriswanto, S.Ag” didampingi 13 rombongan menjelaskan, mengapa memilih Kabupaten Madiun sebagai tujuan kunjungan ini, karena Beliau ingin mengetahui peran Pemerintah Kabupaten Madiun terhadap kesejahteraan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Selain itu juga ditanyakan apakah guru Non Formal dan GTT/PTT MI dan MTs  juga mendapatkan insentif seperti guru formal termasuk mengikuti program BPJS ketenagakerjaan.

Beliau juga menanyakan tentang kesiapan Ujian Nasional Khususnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), apakah semua lembaga seluruh Kabupaten Madiun sudah melaksanakan 100%.

Sekretaris Dinas Mengatakan bahwa yang mendapat insentif dan Program BPJS Ketenagakerjaan adalah GTT/PTT lembaga jenjang SD dan SMP wilayah Pemerintah Kabupaten Madiun dengan mengacu beberapa persyaratan yang ada.

Sedangkan wilayah Kementerian Agama Kabupaten Madiun meliputi jenjang MI dan MTS tidak termasuk yang mendapat insentif karena bukan kewenangannya, termasuk Guru Non Formal juga belum mendapat.

Yang terakhir Kabupaten Madiun sudah 100% melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) baik jenjang SMP maupun MTs.