Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

STUDI BANDING BOS DAERAH

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sodik Hery Purnomo S.Si bersama MKKS SMP, K3S SD Dan beberapa perwakilan bendahara BOS SD dan SMP sekitar 70 orang mengadakan studi banding ke Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Slemanpada tanggal 27 s.d 28 Agustus 2018

Menurut informasi Kepala Subag Penyusunan Program dan Pelaporan Kabupaten Madiun Eni Lestari, Si, rombongan dari Madiun diterima langsung oleh PLt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Drs. Haryono, M.Pd sedangkan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman diterima oleh Sekretaris Dinas,  yakni Halim Sutono, SH.

Setelah dari Dinas Rombongan meluncur ke SMPN 01 Muntilan diterima langsung oleh Kepala Sekolah Azis Amin Mujahidin, M.Pd dan SDN Margomulyo 02 Kabupaten Sleman Kholimah Purwiyanti, S.Pd SD.

Di dua Kabupaten tersebut sudah ada dana pendamping yang sumber dana dari APBD yang di alokasikan untuk menutupi kekurangan dana bantuan dana sekolah (BOS) dari pusat.

Salah satu kelebihan dari dua Kabupaten tersebut sudah tidak merasa kesulitan lagi untuk rekrutmen tenaga honorer, baik guru tidak tetap (GTT) maupun tenaga administrasi Pegawai tidak tetap (PTT) yang honornya diambilkan dari APBD dan disesuaikan dengan UMR setempat.

Selain untuk menutupi kekurangan rekrutmen GTT dan PTT juga masih banyak yang diambilkan dari APBD, yakni Kegiatan belajar mengajar (KBM), kesiswaan, penyelenggaraan ketatausahaan sekolah dan pengadaan dan pemeliharaan sarana sekolah.

Perlu diketahui bahwa setingkat jenjang SD dan SMP Negeri terbentur aturan bahwa tidak bisa menarik sumbangan dana dari orang tua siswa, namun dua Kabupaten tersebut semua kekurangan dana sudah dianggarkan melalui APBD dengan peraturan bupati dan Kepala Dinas yang disesuaikan dengan petunjuk pelaksanaan dari BOS Pusat, jadi secara hukum sudah syah.

Di dua Kabupaten tersebut juga telah ada peraturan bupati tentang sumbangan Komite Sekolah dari orang tua atau tokoh masyarakat, akan tetapi tidak boleh menentukan jumlah besarnya dana, disini perlu ditegaskan perbedaan antara tarikan yang ditentukan jumlah dana dan sumbangan sukarela, jelas beda.

Dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sleman sangat tinggi, karena hampir semua perguruan tinggi negeri/swasta ada disitu, jadi peredaran ekonomi dari hal tersebut saja sudah bisa menghasilkan PAD, berbeda jauh dengan kabupaten/ kota yang PAD nya rendah, selain itu Kabupaten Magelang terkenal dengan kota pariwisata, jadi dimungkinkan juga bisa menutupi kekurangan alokasi dana bantuan sekolah (BOS).