DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

MEMBANGUN APLIKASI KEPEGAWAIAN

19 November 2019, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sodik Hery Purnomo S.Si berkenan langsung memimpin apel pagi yang diikuti pejabat dan staf Dinas dan tujuh Korwil Kecamatan di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Berkaitan jumlah GTT yang belum jelas jumlahnya di sekolah, maka Akhir Desember tahun 2018 ini mencoba membuat aplikasi kepegawaian, dengan tujuan agar bisa memantau langsung jumlah GTT di lapangan, sudah sesuai belum antara Dinas dan sekolah.

Hal ini sangat penting karena berhubungan dengan perencanaan anggaran kedepannya, bagaimana bisa merencanakan yang valid, apabila kondisi di lapangan seperti ini, Beliau berharap jangan sampai ada Kepala Sekolah mengangkat GTT sendiri tanpa diketahui Dinas, karena jika ada, yang harus difikirkan apabila ada dampak dikemudian hari, siapa yang bertanggung jawab, jelasnya.

GTT yang tidak masuk dalam system aplikasi ini, berarti bukan kewenangan dan tanggung jawab dinas, karena Beliau sudang menghimbau bahwa sekitar pertengahan tahun 2017 kemarin, Kepala Sekolah diharapkan jangan mengangkat GTT lagi, meskipun dengan dalih diambilkan dana dari BOS, perlu diketahui bahwa penggunaan dana BOS harus mendapat rekomendasi dari Dinas.

Perlu ditegaskan juga bahwa setiap kunjungan kerja ke sekolah, Beliau masih banyak menemui GTT dengan masa kerja yang kurang dari 5 bulan, ini berarti data belum masuk ke Dinas, harapannya, dengan dibangunnya system aplikasi kepegawian semua permasalahan seperti ini bisa dengan mudah dipantau dan jangan sampai terjadi lagi ada kesalahan pahaman.

Dengan terbangunnya system aplikasi kepegawaian ini, jelas akan dapat terpantau di system adanya rekap jam, tanggal dan tahun berapa operator memasukkan data GTT kedalam system aplikasi, jika diketahui ternyata ada data yang tidak sesuai waktu yang sudah ditentukan oleh dinas, berarti termasuk GTT baru yang bukan tanggung jawab Dinas.

Beliau merasa sangat prihatin, formasi CPN 2018 kemarin, berapa persen jumlah GTT kita yang bisa ikut tes, sangat kecil sekali, mayoritas dari peserta umum yang bukan GTT, dengan beberapa kendala, yakni umur sudah lebih dari 35 tahun, akreditasi perguruan tinggi yang belum sesuai, dan antara kesuaian mengajar dan ijazah.

Hal ini yang menjadi kendala apabila dari masing masing Kepala Sekolah mengangkat GTT sendiri-sendiri tanpa koordinasi dengan Dinas, biarlah yang berlalu sudah terjadi dan tidak mungkin akan kembali ke masa kini, tetapi kita harus memikirkan kedepannya jangan sampai hal seperti itu terulang lagi.

 

NEW

December 9th 2018Views 1Comments 0Rating 0
December 9th 2018Views 0Comments 0Rating 0
December 9th 2018Views 0Comments 0Rating 0
December 7th 2018Views 2Comments 0Rating 0
December 5th 2018Views 8Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 10Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 13Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 11Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 19Comments 0Rating 0
December 3rd 2018Views 10Comments 0Rating 0
December 3rd 2018Views 14Comments 0Rating 0
December 1st 2018Views 13Comments 0Rating 0
November 30th 2018Views 13Comments 0Rating 0
November 29th 2018Views 15Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 13Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 12Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 9Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 11Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 10Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 10Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 9Comments 0Rating 0