DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

SEBELUM LOUNCHING APLIKASI SIGAP, UJI COBA DULU DENGAN SEKOLAH

Merancang system informasi manajemen kepegawaian sangat penting, mengingat banyak permasalahan tentang nasib GTT dan PTT saat ini, jika teknik pendataan saat ini masih manual, datanya sangat rawan untuk bisa berubah, baik jumlah dan keberadaan personil, karena semua itu akibat belum terbangunnya system informasi yang efisien dan akurat, sehingga tidak bisa untuk menentukan bila ada usulan formasi yang berhubungan dengan perubahan status kepegawainnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kini sebelum lounching aplikasi Sistem Guru dan Pendidikan (Sigap) oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sodik Hery Purnomo S.Si nanti, pelatihan ini dalam rangka dalam tahap uji coba dengan user dinas dan Sekolah, sekalian menganalisa adanya kekurangan menu-menu dalam aplikasi.

Aplikasi sudah dibangun, untuk menuju kesempurnaan tentu ada pembenahan-pembenahan biar setelah lounching aplikasi nanti sudah siap 100% digunakan secara real time, tegas penggagas aplikasi, yakni Kepala Subag Penyusunan dan Pelaporan Eni Lestari, S.Si.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lebih banyak bergerak menangani benda hidup yang selalu dinamis, bukan hanya permasalahan jumlah guru saja, namun yang lebih sulit adalah mengetahui tingkat kinerja masing-masing guru dan pegawai apakah sudah sesuai dengan kebutuhan jumlah jam di masing-masing sekolah, sehingga system aplikasi ini bisa membantu pimpinan untuk mengambil sebuah kebijakan.

sebelum undangan tanggal 20 s.d. 21 Desember 2018 kemarin, operator Dinas Veridha Yuli Rahmawati yang bertanggung jawab sebagai user DAPODIK kemendikbud dengan Ikhsan Walidi yang dipercaya sebagai user aplikasi sigap berjuang keras untuk menyinkronkan data antara Dapodik kemendikbud dengan data milik Bidang Ketenagaan.

Yang menjadi permasalahan adalah data dari bidang ketenagaan masih berupa file Microsoft excel yang akan dihubungkan dengan database system aplikasi, sedangkan file exel tersebut tidak ada kunci unik yang menjadi acuan agar bisa masuk dalam database system Aplikasi sigap yang selalu menggunakan kunci utama untuk bisa melihat data semua, baik data pribadi, rekap data personal maupun lembaga keseluruhan.

Misalkan ada contoh aplikasi kependudukan yang sudah terintegrasi secara nasional, jika akan membuka data personal cukup dengan mengetik kunci menggunakan nomor induk kependudukan (NIK), karena NIK merupakan kunci unik yang tidak mungkin ada nomor ganda, jik ada nomor ganda sistem aplikasi bisa mengetahui secara otomatis, hal ini tentu mengurangi adanya pemalsuan data dari pihak manapun, tegas Operator Sigap Ikhsan Walidi

Dinas telah menjadwalkan pelatihan system aplikasi sigap selama dua hari Kamis s.d. Jumat tanggal 20 s.d 21 Desember 2018 sebagai berikut

  1. 20 Desember 2018 Pukul 07.00 – 09.00 WIB SD dan SMP Kecamatan Saradan, SD dan SMP Kecamatan Gemarang, SD dan SMP Kecamatan Wonoasri dan SD dan SMP Kecamatan Madiun tempat di SMPN 1 Mejayan
  2. 20 Desember 2018 Pukul 10.00 – 12.00 WIB SD dan SMP Kecamatan Pilangkenceng, SD dan SMP Kecamatan Mejayan, SD dan SMP Kecamatan Balerejo dan SD dan SMP Kecamatan Jiwan tempat di SMPN 1 Mejayan
  3. 21 Desember 2018 Pukul 07.00 – 09.00 WIB SD dan SMP Kecamatan Dagangan, SD dan SMP Kecamatan Geger, SD dan SMP Kecamatan Dolopo tempat di SMPN 1 Geger
  4. 21 Desember 2018 Pukul 10.00 – 12.00 WIB SD dan SMP Kecamatan Kebonsari, SD dan SMP Kecamatan Kare, SD dan SMP Kecamatan Sawahan dan SD dan SMP Kecamatan Wungu tempat di SMPN 1 Geger

Dalam pelatihan ini, user sekolah harus mencoba menu menu yang ada, bukan pelatihan tentang membuat bahasa pemograman untuk pendukung aplikasi, tetapi mengidentifikasi apakah menu di aplikasi sigap ini sudah sesuai atau belum, karena mengingat link aplikasi khusunya untuk Dinas Pendidikan sangat banyak dan tidak bisa dikatakan link sederhana tetapi sangat rumit.

YEL-YEL KABUPATEN MADIUN : KABUPATEN MADIUN JAYA, KABUPATEN MADIUN JAYA, KABUPATEN MADIUN MILIK KITA

VISI BUPATI MADIUN : AMAN, MANDIRI, SEJAHTERA DAN BERAKHLAK

MOTO KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN : MAJU BERSAMA HEBAT SEMUA