DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

DINDIK LAKSANAKAN HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL 2019

26 Februari 2019 Pukul 07.00 WIB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sodik Hery Purnomo S.Si, mengajak seluruh pejabat dan staf untuk melakanakan kerja bhakti kebersihan dan perapian kantor dari sampah dan gulma/tumbuhan liar.

Permasalahan sampah tidak di Indonesia saja, tetapi sudah masuk ke ranah tingkat dunia, baik bagi negara maju yang sudah mempunyai peralatan canggih dan juga bagi Negara yang sedang berkembang, memang permasalahan sampah sangat sulit ditanggulangi.

Salah satunya adalah kurang kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang semestinya, mereka sebenarnya sadar, bahwa dampak sampah sangat mengerikan bagi kesehatan maupun lingkungan, itulah permasalahan, mengapa pemerintah Kabupaten Madiun menggerakkan seluruh OPD untuk melaksanakan kerja bhakti.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merupakan tergolong kantor dalam kategori besar di pemerintah Kabupaten Madiun, aktifitas padat, sibuk penuh arsip berkas-berkas yang masih kekurangan tempat untuk penyimpanan, maka sangat penting untuk rutin melaksanakan kerja bhakti.

Seluruh pejabat dan staf dibagi tugas, ada yang di depan, tengah, dan belakang, kelihatan nampak antusias karena mereka peduli adanya sampah adalah tempat berkembangnya nyamuk, apalagi sekarang sedang musim hujan.

Kepala Dinas ikut merapat untuk ikut serta melaksanakan kerja bhakti bersama seluruh pejabat dan staf, Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangan Karsa, Tut Wuri Handayani, Beliau sangat mengagumi semboyan bapak pendidikan, yakni Ki Hajar Dewantara, yang masih sangat popular sampai era jaman milenial ini.

Menurut Kepala Subab Umum dan Kepegawaian “Sukesi, S.Sos” setelah kegiatan ini selesai, hasil dokumentasi wajib dilaporkan kepada Bupati madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup, hal ini murupakan salah satu cara monitoring bapak Bupati agar semua OPD melaksanakan kegiatan ini.

“Sampah bisa menjadi teman juga bisa menjadi musuh, semoga dengan dilaksankan kerja bhakti ini, lingkungan kantor menjadi bersih dan terbebas dari berkembangnya nyamuk, sehingga membuat nyaman bagi pejabat dan staf dalam melaksanakan tugas sebagai abdi Negara,” itulah harapan Sukesi.