PERSIAPAN SOSIALISASI PETUNUJUK TEKNIS BOS TERBARU 2019

Menyamakan persepsi antara tim Dinas, verifikator, pengawas dan beberapa perwakilan kepala sekolah dalam rangka persiapan akan mengadakan sosisalisasi tentang petunjuk teknis BOS 2019 bagi Kepala Sekolah dan bendahara bos di gedung depan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Pertemuan dipimpin oleh Kepala Subag Penyusunan Program dan Pelaporan Eni Lestari, S.Si. untuk membahas adanya perubahan petunjuk teknis permendikbud No. 1/2018 dengan Permendikbud No. 3/2019 yang rencana akan dijadikan materi pada pelatihan nanti.

Jika penyampaian dari nara sumber diuraikan dengan rinci bab per bab, pelatihan tidak begitu menarik karena semua petunjuk teknis bisa dibaca sendiri-sendiri, maka diputuskan untuk membuat materi hanya kesimpulan yang dirasa belum sepaham antara satu dengan yang lainnya.

Permasalahan lain adalah mengenai pemahaman dari pihak tim verifikator, antara yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda, maka perlu adanya pemahaman, kesannya agar tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri, padahal sudah ada petunjuk teknis yang dijadikan acuan.

Perbedaan pengelolaan pertanggungjawaban antara SD dan SMP adalah, salah satunya masih banyaknya jenjang SD dikelola oleh guru, padahal guru tugasnya adalah sibuk mengajar, sedangkan jenjang SMP sudah ada tenaga struktural yang menanganinya, hal ini juga dalam pembahasan agar menghasilkan solusi terbaik.

Kembali ke permasalahan uatama, dari pertemuan ini sudah ada kesepakatan dan telah menghasilkan beberpa kesimpulan materi yang akan dijadikan bahan narasumber dalam menyampaikan pada pelakanaan sosialisasi nanti, rencana yang di undang dari unsur Kepala Sekolah dan Bendahara sekolah jenjang SD dan SMP.

Kepala Subag Penyusunan dan Pelaporan Eni Lestari, S.Si. menegaskan rencana pada tahun ini akan mengadakan pilihan bendahara terbaik, niat ini bertujuan untuk memotivasi gairah dan loyalitas dengan demikian mampu melaksanakan tugas dengan efektif dan efisien, karena tujuan utama bantuan BOS adalah salah satunya membantu bagi keluarga yang kurang beruntung agar tetap sekolah dan mengurangi angka putus sekolah.

“transparasi penggunaan dana BOS dengan cara memasang papan informasi seputar penggunaan dana, dengan cara begitu mengurangangi adanya kesenjangan dan kesalahan pahaman atau kecurigaan dari interen sekolah maupun masyarakat luas,” itulah harapan Kepala Subag Penyusunan Program dan Pelaporan Eni Lestari, S.Si.

(DND)