DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

Satu Guru Satu Buku, Kenapa Tidak?

Senin, 22 Mei 2017 saya menghadiri undangan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun. Sebelum rapat dimulai, saya menyempatkan diri bertemu dengan Bapak Kedindikbud, Pak Sodik, untuk menghadiahkan buku. Lho kok, memberi hadiah? Ya, benar. Yang diberi hadiah kan bukan harus selalu siswa atau guru yang berprestasi. Yang getol memajukan pendidikan, seperti Pak Sodik juga harus diapresiasi. Dalam beberapa bulan menjabat, Pak Sodik menggulirkan program peningkatan kompetensi guru, utamanya agar guru lebih berinovasi dalam pembelajaran,. Sekali-kali guru juga memberi hadiah, apa salahnya.  Bukan modus lho…he…he..he….

Buku yang saya hadiahkan adalah buah karya sendiri serta bersama siswa yang saya ajar. Ada cerpen rasa matematika The Art of Math,  yang merupakan buku kumpulan cerpen pertama di Indonesia yang memadukan problem solving matematika dalam bentuk sastra. Kumpulan cerpen Jangan Korupsi, Ayah!,  yang bermuatan semangat anti korupsi. Serta kisah-kisah hewan dalam kumpulan puisi Cerita Dari Negeri Fauna yang cocok untuk anak-anak TK dan SD.

Hal ini juga untuk menunjukkan, bahwa menulis bukan hal sulit atau aneh bagi guru dan siswa. Apalagi dengan gerakan literasi di sekolah, sudah seyogya budaya membaca dikembangakan dengan budaya menulis. Di beberapa tempat, sudah mulai ada gerakan satu guru satu buku. Bagaimana di kabupaten Madiun? Alasan waktu, ketidakmampuan menulis dan biaya, bukan lagi alasan tepat untuk berkarya. Menulis status di sosmed saja bisa berlembar-lembar, mengapa tidak dikemas menjadi karya tulis?

Saya sebagai guru matematika, jauh hari belajar untuk bisa menulis. Bermodal gemar membaca, niat dan nekat, berbagai tulisan dan puluhan buku sudah terbit. Dan semua swadaya.  Jangan berpikir dapat untung berapa kalau kita mau menulis. Menulis adalah kemerdekaan intelektual tak terbatas. Pengalaman dan lingkungan sekitar kita adalah bahan literasi yang tak akan habis ditulis. Berbagi ilmu dan pengalaman lebih berharga, dari pada sekadar memburu membuat karya tulis, tetapi bukan hasil karya sendiri. Jadi, kapan para guru Madiun mulai menulis? Mulailah dari yang mudah, dari diri sendiri, dan dimulai dari sekarang. Mari ber-literasi. Ingin berbagi tips menulis buku, atau mau membeli buku karya saya? Bisa menghubungi saya : Abdul Hakim, Guru SMPN 1 Dolopo, No HP: 08887004176.

 

 

NEW

December 9th 2018Views 3Comments 0Rating 0
December 9th 2018Views 2Comments 0Rating 0
December 9th 2018Views 2Comments 0Rating 0
December 7th 2018Views 4Comments 0Rating 0
December 5th 2018Views 9Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 11Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 14Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 12Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 19Comments 0Rating 0
December 3rd 2018Views 11Comments 0Rating 0
December 3rd 2018Views 15Comments 0Rating 0
December 1st 2018Views 14Comments 0Rating 0
November 30th 2018Views 14Comments 0Rating 0
November 29th 2018Views 16Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 13Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 13Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 11Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 12Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 11Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 11Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 10Comments 0Rating 0