DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

KEPALA DINAS REMBUK DENGAN OPERATOR DAPODIK

 

29 Agustus 2017 Pukul 08.00 WIB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun “Sodik Hery Purnomo S.Si” berkenan menyampaikan sebuah kata pengantar sebelum kegiatan sosialisasi DAPODIK tahap I dimulai dan didampingi Kepala Sub Bag Penyusunan Program dan Pelaporan “Eni Lestari, S.Si” dihadapan 180 Operator UPT Pendidikan Kecamatan dan Sekolah Dasar di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Kepala Dinas kali ini tidak seperti biasanya, yang mana dalam setiap sosialisasi selalu memberi beberapa petuah-petuah penting kepada peserta yang hadir, namun hari ini Beliau ingin mendengar beberapa permasalahan atau keluhan yang ada selama ini.

Ada 3 (tiga) perwakilan yang memberanikan diri untuk mengutarakan beberapa permasalahan, yakni tentang kekurangan tenaga PTK dan terlalu berat beban kerja operator tidak sebanding dengan penerimaan bulanan apalagi status mereka hampir semua masih belum diangkat.

Kepala Dinas langsung merespon pertanyaan dari peserta, yakni Beliau sangat mengapresiasi kepada seluruh Operator yang ada dan menjadi catatan penting karena atas pengorbanan yang tidak mengenal lelah dan waktu demi keberhasilan sebuah pekerjaan lembaga, sampai meluangkan malam hari waktu tidur sampai subuh untuk menunggu server pusat agak senggang agar bisa menyelesaiakan tugas yang dibebankan kepada mereka.

Beliau mengatakan bahwa hampir 5 (lima) tahun ini Pemerintah belum ada formasi CPNS, meskipun kondisi Kabupaten Madiun sebenarnya sangat kekurangan PTK, namun apa daya memang kondisi saat ini seperti itu, dan Beliau sekarang sudah mempunyai catatan lembaga yang jumlah siswanya di bawah 40 siswa, tinggal nunggu keputusan apakah akan ada penyebaran guru atau yang lain.

GTT dan PTT mayoritas diangkat atas inisiatif masing-masing Sekolah sesuai dengan kebutuhan, jadi merujuk SK Kepala Sekolah bukan Kepala Dinas, yang perlu dicermati adalah bahwa hampir semua pengangkatan PTK adalah wajib melalui sebuah proses seleksi yang ketat dan ada tahapan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, tentunya berdampak akan menghasilkan standarisasi kompetensi.

Sedangkan yang dilakukan oleh masing-masing Kepala Sekolah untuk memenuhi kekurangan GTT dan PTT di lembaga selama ini belum melalui tahapan seperti itu, misalkan apakah mereka sudah sesuai dengan ijasah yang dimiliki atau pesrsyaratan lainnya, karena ada hubungan erat dengan rencana analisa jabatan dan analisa beban kerja ASN.

Meskipun belum melalui tahapan-tahapan yang dimaksud, sebenarnya mereka sudah tidak diragukan lagi tentang kemauan yang sangat kuat untuk bekerja siang malam tanpa mengenal lelah, walaupun disamping itu tidak bisa dipungkiri kalau mereka juga harus menanggung beban atau memikirkan kecukupan keadaan keluarganya, hanya Kepada Nya mereka pasrahkan.

Yang patut digarisbawahi bahwa pihak lembaga sekolah harus benar-benar menempatkan tenaga PTT dan GTT sesuai kemampuan dan masa kerja mereka, harapannya semoga di Kabupaten Madiun sudah tidak ada lagi kasus geser menggeser tentang keberadaan mereka.

Pesan terakhir dari Kepala Dinas untuk mengakhiri jawaban dari peserta, yakni dahulukan kewajiban sebelum hak, jika kita selalu mengatakan tentang kekurangan hak, tentu saja tidak akan pernah ada habisnya, yang terpenting dalam hidup adalah kita bahagia dan merasa puas dalam menjalankan tugas, Insya Allah akan mendapat hidayah dan barokah, itulah yang paling penting menurut Beliau, selain itu tolong dipahami dan direnungi bahwa seseorang yang beban kerjanya berat apakah harus atau pasti mempunyai penghasilan besar ?

Kepala Sub Bag Penyusunan Program dan Pelaporan “Eni Lestari, S.Si” mengatakan beberapa tujuan sosialisasi DAPODIK yang ingin dicapai dengan adanya pendataan yang sesuai dengan Permendikbud Nomor 79 Tahun 2015 tentang Data Pokok Pendidikan Pasal 2 ayat :

  1. Mewujudkan basis data tunggal sehingga dapat tercipta tata kelola data pendidikan yang terpadu dan menghasilkan data yang representative untuk memenuhi kebutuhan Kementerian dan pemangku kepentingan lainnya;
  2. Mendukung peningkatan efisiensi, efektif, dan sinergi kegiatan pengumpulan data pokok yang terintegrasi dalam satu system pendataan untuk digunakan oleh Kementerian dan seluruh pemangku kepentingan.

Kemudian Kepala Sub Bag Penyusunan Program dan Pelaporan “Eni Lestari, S.Si” menyerahakan teknis DAPODIK kepada staf ahli pendataan yakni “Verida Yuli Rahmawati”

LIHAT FOTO KEGIATAN DISINI

 

NEW

November 12th 2018Views 3Comments 0Rating 0
November 12th 2018Views 1Comments 0Rating 0
November 12th 2018Views 5Comments 0Rating 0
November 7th 2018Views 13Comments 0Rating 0
November 7th 2018Views 7Comments 0Rating 0
November 7th 2018Views 6Comments 0Rating 0
November 6th 2018Views 7Comments 0Rating 0
November 6th 2018Views 8Comments 0Rating 0
November 5th 2018Views 16Comments 0Rating 0
November 5th 2018Views 8Comments 0Rating 0
November 5th 2018Views 6Comments 0Rating 0
November 4th 2018Views 6Comments 0Rating 0
November 1st 2018Views 14Comments 0Rating 0
November 1st 2018Views 16Comments 0Rating 0
October 31st 2018Views 15Comments 0Rating 0
October 31st 2018Views 10Comments 0Rating 0
October 31st 2018Views 17Comments 0Rating 0
October 31st 2018Views 9Comments 0Rating 0
October 31st 2018Views 10Comments 0Rating 0
October 30th 2018Views 10Comments 0Rating 0
October 29th 2018Views 12Comments 0Rating 0
October 29th 2018Views 10Comments 0Rating 0
October 25th 2018Views 24Comments 0Rating 0
October 24th 2018Views 14Comments 0Rating 0