DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

MADIUN BERBUDAYA (MADA), TERINSPIRASI KERAJAAN MOJOPAHIT

Strategi pemajuan kebudayaan pada era milenial sebenaranya lebih mudah dalam mencari data pendukung, karena banyak aplikasi pendukung untuk itu semua.

PENGUMUMAN LOMBA PATUNG, POSTER, LUKIS, PUISI DAN TETEMBANGAN JENJANG SD/SMP

Selarasnya antara terbentuknya pribadi seseorang jika dihubungkan dengan logika, etika, estetis, artistic yang dimiliki dalam mengembangkan kreativitas untuk menumbuhkan kesadaran, kemampuan dalam melihat keragaman budaya daerah.

Bidang Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan monitoring, evaluasi dan laporan yang berkaitan dengan pembinaan dan pengembangan pelestarian budaya, kali ini melaksanakan lomba seni patung di Gedung Dwija Hayu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, ungkap “Bariyanto, S.Pd” Kepala Bidang Kebudayaan.

Bariyanto mengatakan bahwa Bidang Kebudayaan telah melaksanakan lomba patung, poster, lukis, puisi, dan tetembangan jenjang SD tanggal 26 November 2020 dan jenjang SMP tanggal 27 November 2020 di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun. Pelaksanaan Lomba kreatifitas siswa tingkat SD/SMP dalam rangka pekan seni pelajar (PSP) tahun 2020 dalam program pelestarian kesenian daerah.

REKAPITULASI LOMBA KREATIFITAS SISWA DALAM RANGKA PEKAN SENI PELAJAR TAHUN 2020 TINGKAT KABUPATEN MADIUN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN JENJANG SD/SMP DAPAT DILIAHT DISINI

SD

Juara 1 Lukis Aldy Bakti Wiranata dari SDN Pucangrejo, Kec. Sawahan, juara II Irene Rolanda Setya Budi dari SDN Teguhan 02, Kec. Jiwan, juara III Luthfian Cahya Pratama dari SDN Muneng, Kec. Pilangkenceng.

Juara I Patung Luthfa Hanifah Nur dari SDN Gemarang 2, Kec. Gemarang, juara II Zifara Helsi Aurelia dari SDN Bulu 03, Kec. Pilangkenceng, juara III Ary Yuwan dari SDN Balerejo I Kec. Kebonsari

Juara I puisi Luthfa Hanifah Nur dari SDN Gemarang 2, Kec. Gemarang, juara II Zifara Helsi Aurelia dari SDN Bulu 03, Kec. Pilangkenceng, juara III Ary Yuwan dari SDN Balerejo I Kec. Kebonsari

Juara I tetembangan Nadya Agtia Novaline dari SDN Sugihwaras 06, Kec. Saradan, juara II Sachio Riziq Javana R. R dari SDN Kenongorejo 02, Kec. Pilangkenceng, juara III Blanket Aqkeylla dari SDN Mlilir 01, Kec. Dolopo

SMP

Juara I poster Athiyya Nadia Citra Meilila dari SMPN 1 Mejayan, juara II Wanda Wijayanti Assror dari SMPN 1 Saradan, juara III Nadya Shafwa Fakhrun Nisa dari SMPN 3 Dolopo

Juara I Patung Shiwa Aliftian Yusa Anggara dari SMPN 2 Kare, juara II Jacklin Revalina Anggraeni dari SMPN 1 Saradan, juara III Azka Nabih Alfaruq dari SMPN 1 Mejayan.

Juara I Puisi Risdia Salma Faiq dari SMPN 1 Geger, juara II Nafiah Qurrota Aini dari SMP Ibnu Batutah, juara III Alvida Maulida Bowo dari SMPN 1 Mejayan.

Juara I tetembangan Nabila Gea Devinta dari SMPN 2 Saradan, juara II Dwiva Candra Purwa Lestari dari SMPN 1 Mejayan, juara III Astin Dwi Enggarningtyas dari SMPN 1 Balerejo

Pelaksanaan pekan seni pelajar (PSP) juga didukung oleh semua pakar kesenian dari Bidang Kebudayaan, yakni Sugina, S.Sos Kasi Cagar Budaya, Bambang Sigit Paminto, S.Sn Kepala Seksi Kesenian Bidang Kebudayaan, “Hari Subagiyo”Staf Bidang Kebudayaan.

Sebuah karya akan mempunyai nilai tambah apabila dikenalkan oleh masyarakat banyak apalagi karena jerih payahnya diketahui telah berhasil menyabet juara dalam event tertentu, bukan hanya sebuah karya saja tetapi empunya juga ikut terkenal juga, itulah harapan Bariyanto.

Foto kegiatan

EMPAT TRADISI DAERAH DIIKUTKAN DALAM KONTES PEKAN KEBUDAYAAN NASIONAL

Salah satu dari usaha “Bariyanto, S.Pd” Kepala Bidang Kebudayaan dalam pelestarian dan pemajuan budaya daerah yang dalam kenyataannya sekarang hampir punah atau sudah dilupakan oleh sebagian banyak masyarakat Jawa, yakni tradisi methil, bhakti paramartha, bang lawan putih, dan mbalung sumsum.


Generasi milenial sekarang dimungkinkan mendengar namnya saja belum, karena mereka rata-rata sudah langsung mengenal apa yang namanya gadget, meskipun sebenarnya nama tradisi tersebut bisa dicari di internet.

Itulah permasalahan dari sebagian banyak generasi milenial yang sudah tidak mengenal tentang tradisi budaya daerahnya sendiri, tentu saja lambat laun mereka akan melupakannya.

Keempa tradisi tersebut diikutkan dalam pekan kebudyaan daerah dan nasional yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai wujud implementasi dari agenda strategi pemajuan kebudayaan yang telah disepakati dalam Kongres Kebudayaan Indonesia, tambah subari.

tradisi daerah yang terbentuk sudah ratusan tahun, yang merupakan dari salah satu perwujudan suatu karakter dari masing-masing wilayah tertentu, artinya tradisi tersebut sudah sesuai dengan peradaban masyarakat setempat.

Tentu saja harus diuri-uri atau dilestarikan keberadaannya karena nilai-nilai dari tradisi tersebut merupakan ciri khas sebagian masyarakat wilayah jawa yang tidak bisa begitu saja dijajah oleh peradaban lainnya.

Staf Bidang Kebudayaan “Hari Subagiyo” menjelaskan dari keempat sinopsis tersebut telah dikemas dalam sebuah adegan pertujukan drama, adapun tempatnya di gedung Dwija Hayu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

“ METHIL“

Anugerah tanah nan subur harus disertai dengan usaha yang tekun dalam bekerja mengolah tanah demi mencukupi kehidupan.

Nilai budaya bergotong royong dalam proses mengolah sawah sampai dengan panen raya merupakan wujud syukur masyrakat atas karunia yang diberikanTuhan Yang Maha Kuasa.

Tradisi Upacara adat metil ( prosesi panen padi ) dimainkan oleh sanggar seni somo taruno Geger madiun.

“ BHAKTI PARAMARTHA“

Kelahiran adalah suatu proses kehidupan di mana ditanam semua doa pengharapan bagi si Jabang Bayi. Prosesi Tedhak Siten menjadi sebuah akar budaya masyarakat Jawa tentang sebuah doa, pengharapan pada anak ketika ia mengambil usia 7 bulan.

Gelar teater tradisi bakti paramarta ( prosesi pendadaran diri ) dimainkan oleh sanggar udayana upasanta java Madiun.

“ MBALUNG SUMSUM“

Tidak ada kekuatan yang abadi, tidak ada kekuatan yang hebat di muka bumi ini selain kekuatanTuhan Yang Maha Kuasa.

Tidak ada yang lebih mulia dalam sebuah ikatan persaudaraan selain ketulusan, kesucian dan kebesaran hati untuk saling menerima perbedaan. Maka, ikatlah kekuatan laku dengan tali persaudaraan. Warna baju kita memang berbeda , tapi di situlah jatidiri kita. Kita semua berpijak di tanah yang sama, dan di bumi inilah sumber kekuatan manusia yang sebenarnya.

Gelar teater tradisi mbalung sunsum ( hakikat olahraga tradisional ) dimainkan oleh sanggar tedjo sumekar geger Madiun.

“ BANG LAWAN PUTIH “

“….Samangkana, hana ta tunggilning satru layu layu katon wetan ihaniru, bang lawan putih warnanya….” (Kutipan Prasasti Kudadu : 1216 C/ 1294 M)

Artinya “….Ketika itu, muncul bendera dari musuh berlari lari terlihat di sebelah timur, merah dan putih warnanya….”

Penyerbuan pasukan Glang-Glang atasTumapel, ditandai dengan pengibaran bendera merah putih.

Namun bagaimana bisa Sang Dwi Warna itu bias menjadi symbol dari Kerajaan Glang-Glang? Merah dan Putih telah lama menjadi bagian dari kehidupan manusia itu sendiri. Simbol adanya zat hidup yang memiliki daya kekuatan semesta.

Sang Jayakatwang berhasil mengendapkan nilai-nilai itu dan mengibarkan panji-panji perangnya.

Panji Bang Lawan Putih.

Bersatulah para pendekar Madiun. Bersatulah para pesilat Madiun. Demi tanah kelahiranmu. Bersatulah tuk membangun Negeri kita tercinta.

pegelaran tersebut dapat dilihat secara bertahap melalui Chanel youtube : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, selamat menikmati

Generasi milenial harus bijak dalam mengambil sebuah keputusan untuk pengembangan diri, tanpa harus menghilangkan jati diri kebudayaan dari masing-masing daerah atau wilayah, itulah harapan Bariyanto.

Gelar teater tradisi bang lawan putih (sejarah kerajaan gelang-gelang ) dimainkan oleh sanggar udayana upasanta java Madiun

BIDANG KEBUDAYAAN SEGERA LAUNCHING APLIKASI SITEMON

Registrasi organisasi kesenian dan mencari ijin bagi masyarakat yang menyelenggarakan kesenian tidak perlu ke Kantor langsung, cukup secara online melalui aplikasi sitemon (system teknologi modern) dengan alamat https://sitemon.dindik.madiunkab.go.id/

WIRATHA PARWA, KISAH PENGASINGAN PANDAWA SELAMA 12 TAHUN

Wiratha Parwa Kisah ketika pandawa menghadapi masa penyamaran satu tahun setelah sebelumnya harus mengasingkan diri ke tengah hutan selama 12 tahun, semua itu akibat puntadewa yang kalah bermain dadu dengan duryudana

GENERASI MILENIAL TERINSPIRASI SEJARAH MELALUI PAGELARAN KETOPRAK

Generasi milenial yang masih dalam usia bonus demografi, mereka telah dipetakan untuk mengisi sebuah perubahan yang dimungkinkan sangat berbeda dengan keadaan sekarang.

SUPARMAN SEORANG PENDEKAR YANG BERASAL DARI LERENG GUNUNG PANDAN

Suparman adalah seorang pendekar yang berasal dari lereng gunung pandan, Suparman mempunyai tekad yang kuat untuk selalu membela bangsa Indonesia dari segala bentuk penjajahan yang dilakukan oleh Belanda.

Suparman selalu membuat kerusuhan dengan melakukan pembunuhan dan merampok serta mencuri barang-barang dan harta benda yang menjadi milik antek-antek Belanda. Di sisi lain Mantri polisi Darmogandul yang menjadi salah satu antek Belanda selalu berusaha untuk menangkap Suparman bagaimanapun keadaannya.

Suparman telah lama menimba Ilmu kanuragan dan dia memiliki saudara seperguruan yang bernama Surti. Suparman mempunyai Pak Lek yang menjadi antek belanda dan dia sangat tidak suka dengan Suparman dan Pak Lek tersebut memiliki pembantu yang bernama asworo.

asworo membela Pak Lik karena merasa bahwa dia adalah juragannya. singkat cerita Suparman dan asworo akhirnya berseteru dan menjadi musuh bebuyutan..

itulah alur sebuah cerita dari pagelaran ludruk dalam rangka pengambilan gambar video untuk mencukupi media dalam pekan seni nasional dan daerah (PKN/PKD) oleh sanggar seni RSJ (Rinenggo Seni Jowo) Saradan Kabupaten Madiun.

Bagaimana kisah selanjutnya, hasil video dapat dinikmati di chanel youtube Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun besok setelah tanggal 7 Oktober 2020.

Perlu diketahui seperti pengambilan gambar kemarin, yakni thok-thok brok dan dongkrek, begitu juga dengan penyelenggaraan pagelaran ludruk tetap juga menyesuaian dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan pandemi covid-19.

Pelestarian Kesenian Ludruk ditengah perkembangan dan masuknya budaya modern sangat dirasakan oleh bidang yang mempunyai kewenangan, yakni Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Maka kali ini pagelaran ludruk dianggkat masuk dalam ajang kompetisi Pekan Seni Nasional maupun daerah, inilah kenang-kenangan hiburan rakyat yang booming kurang lebih sebelum tahun 1980 an, ungkap Staf Bidang Kebudayaan “Hari Subagiyo”.

Mengapa demikian ? karena saat itu televisi swasta belum marak atau seramai seperti sekarang, bahkan jam tayang telvisi jaman dulu hanya terbatas pada malam hari kurang lebih hanya sampai jam 24.00.

apalagi film atau seinetron yang sifatnya hiburan, jam tayangnya hanya terbatas, maka orang jaman dulu dapat dikatakan kurang hiburan, maka adanya hiburan rakyat yang merupakan asli warisan leluhur masih laku keras pada saat itu.

Berbeda dengan kondisi sekarang, televisi swasta sudah banyak bermunculan, sinetron sudah banyak bermunculan bahkan jam tayang televisi sekarang hampir bisa dikatakan 24 jam penuh.

Ditambah lagi dengan perkembangan aplikasi di gadged, baik yang sifatnya hiburan maupun game, tentu saja pagelaran asli daerah seperti ludruk jelas sudah dilupakan oleh mereka.

Itulah salah satu penyebab hiburan rakyat seperti ludruk hampir dapat dikatakan tidak laku di masyarakat, laku hanya di daerah tertentu saja, jumlahnya pun tidak banyak, dan penggemar pun rata-rata bagi mereka golongan yang sudah usia lanjut.

Bagaimana dengan anak muda jaman sekarang ? tentu saja hampir sudah tidak mengenal lagi dengan adanya pagelaran ludruk, mungkin mereka menganggap sudah kuno atau ketinggalam jaman.

Sugina, S.Sos Kasi Cagar Budaya prihatin dengan adanya hal tersebut, sebetulnya sudah berusaha dengan keras untuk melestarikan kesenian ludruk tersebut minimal dengan membangun sebuah musium.

Namun sampai saat ini belum tercapai juga, dikarenakan oleh banyak faktor, mungkin salah satunya adalah anggaran dan kepedulian dari masing-masing pihak, seberapa besarkah komitmen dari mereka untuk bisa mewujudkan hal tersebut.

Sugina kembali mencontohkan, misalkan didalam musium nanti ada gambar atau nama nama dalam tokoh yang ada dalam alur cerita ludruk jaman dahulu, minimal anak muda sekarang bisa mengenal bahwa jaman dahulu kala ada kesenian yang merupakan asli dari wilayahnya.

Sehingga akan bermunculan inovator-inovator baru, khususnya anak muda jaman sekarang untuk bisa mengkolaborasi alur cerita lama yang disesuaikan dengan kondisi sekarang, sehingga pagelaran ludruk tetap terjaga dan terselamatkan dari kepunahan, itulah harapan dari Kepala Bidang Kebudayaan. “Bariyanto, S.Pd”.

Editor : Nunus Dwi Nugroho

Chanel youtube : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun

https://www.instagram.com/dikbud__kabmadiun/?hl=en

Sekecil ketidak jujuran, kami takut mereka akan terpengaruh !!!

Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia

Wong madiun, madiun sedulurku kabeh (Jawa Timur), madiun, Pendidikan madiun, Pendidikan Kabupaten madiun, dispendikbud madiun, dispendikbud Kabupaten madiun, dindik Madiun, dindik Kabupaten Madiun. Dikbud kabupaten madiun, dikbud madiun.

Jumlah kecamatan ada 15, yakni Kecamatan Dolopo, Geger, Kebonsari, Dagangan, Wungu, Kare, Jiwan, Sawahan, Madiun, Balerejo, Wonoasri, Pilangkenceng, Mejayan, Saradan, dan Gemarang.

Brem, pecel (nasi pecel / sego pecel / krupuk pecel / opak pecel), seni dongkrek

PENGAMBILAN GAMBAR VIDEO SENI DONGKREK DALAM RANGKA PEKAN KEBUDAYAAN NASIONAL

Dongkrek asli caruban Kabupaten Madiun (sekarang wilayah kecamatan Mejayan) yang berdiri pada tahun 1867 bahkan lebih awal dari seni pertunjukan reog yang baru berdiri kurang lebih tahun 1920.

PENGAMBILAN GAMBAR VIDEO SENI THOK-THOK BROK YANG HAMPIR PUNAH

Permainan tradisional sudah mulai hampir punah dikarenakan munculnya permainan (game) yang lebih canggih di gadget, baik system berbasis android, windows, linux dan berbasis yang lainnya seperti banyak lagi yang telah beredar di pasaran.

PEKAN KEBUDAYAAN NASIONAL DAN DAERAH TAHUN 2020

Kepala Bidang Kebudayaan “Bariyanto, S.Pd” menginformasika bahwa belum semua Kabupaten/Kota seluruh Indonesia yang telah berhasil Menyusun “pokok pikiran kebudayaan daerah” yang merupakan salah satu syarat untuk mengikuti pekan kebudayaan nasional.

MEMBANGUN APLIKASI DAPOBUD UNTUK REFERENSI BUKU PROFIL KEBUDAYAAN ONLINE

Dalam rangka mempermudah pimpinan untuk mengambil sebuah kebijakan, maka kali ini Bidang Kebudayaan yang diwakili oleh Sugina, S.Sos Kasi Cagar Budaya dan Staf Bidang Kebudayaan “Hari Subagiyo,” mengadakan pertemuan dengan salah satu tim Programer aplikasi “Arif” pada tanggal 16 September 2020 di ruang Bidang Kebudayaan.

PETUNJUK TEKNIS TATANAN NORMAL BARU BAGI PEKERJA SENI

Dengan memasuki kondisi tatanan normal baru dan guna mendorong percepatan penormalan kondisi ekonomi perlunya ada petunjuk terkait dengan kondisi yang ada hubungannya penyelenggaraan kesenian guna menghambat atau memperlambat penyebaran COVID-19 tersebut.

TIM BPSMP JAWA TENGAH DAN BPCB JAWA TIMUR EXEKUSI BINATANG PURBA

Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, kembali exekusi Binatang Purba di Desa Sumberbendo Kecamatan Saradan pada tanggal 18 Pebruari 2020, ungkap staf Bidang Kebudayaan “Hari Subagiyo”.

December 2nd 2020Views 5Comments 0Rating 0
December 1st 2020Views 7Comments 0Rating 0
November 30th 2020Views 14Comments 0Rating 0
November 26th 2020Views 25Comments 0Rating 0
November 23rd 2020Views 42Comments 0Rating 0
November 20th 2020Views 18Comments 0Rating 0
November 2nd 2020Views 39Comments 0Rating 0
October 15th 2020Views 130Comments 0Rating 0
October 8th 2020Views 57Comments 0Rating 0
October 6th 2020Views 69Comments 0Rating 0
October 3rd 2020Views 919Comments 0Rating 0
October 2nd 2020Views 111Comments 0Rating 0
October 1st 2020Views 76Comments 0Rating 0
October 1st 2020Views 63Comments 0Rating 0
September 30th 2020Views 80Comments 0Rating 0
September 29th 2020Views 76Comments 0Rating 0
September 28th 2020Views 95Comments 0Rating 0
September 24th 2020Views 83Comments 0Rating 0
September 22nd 2020Views 95Comments 0Rating 0
September 21st 2020Views 95Comments 0Rating 0
September 21st 2020Views 117Comments 0Rating 0
September 17th 2020Views 98Comments 0Rating 0
September 16th 2020Views 123Comments 0Rating 0
September 14th 2020Views 107Comments 0Rating 0
September 10th 2020Views 137Comments 0Rating 0
September 9th 2020Views 147Comments 0Rating 0
September 7th 2020Views 170Comments 0Rating 0
September 5th 2020Views 432Comments 0Rating 0
September 3rd 2020Views 170Comments 0Rating 0
September 1st 2020Views 177Comments 0Rating 0
August 31st 2020Views 169Comments 0Rating 0
August 28th 2020Views 166Comments 0Rating 0
August 28th 2020Views 178Comments 0Rating 0
August 24th 2020Views 168Comments 0Rating 0
August 23rd 2020Views 170Comments 0Rating 0
August 18th 2020Views 171Comments 0Rating 0
August 18th 2020Views 170Comments 0Rating 0
August 17th 2020Views 172Comments 0Rating 0
August 16th 2020Views 179Comments 0Rating 0
August 13th 2020Views 219Comments 0Rating 0
August 13th 2020Views 214Comments 0Rating 0
August 12th 2020Views 186Comments 0Rating 0
August 12th 2020Views 219Comments 0Rating 0
August 11th 2020Views 210Comments 0Rating 0
August 7th 2020Views 182Comments 0Rating 0
August 6th 2020Views 220Comments 0Rating 0
August 5th 2020Views 211Comments 0Rating 0
August 5th 2020Views 201Comments 0Rating 0
August 4th 2020Views 196Comments 0Rating 0
August 4th 2020Views 205Comments 0Rating 0
March 5th 2019Views 1287Comments 0Rating 0
March 1st 2019Views 1089Comments 0Rating 0
February 28th 2019Views 1178Comments 0Rating 0
February 28th 2019Views 1188Comments 0Rating 0
February 26th 2019Views 742Comments 0Rating 0
February 26th 2019Views 1161Comments 0Rating 0
February 26th 2019Views 1091Comments 0Rating 0
February 25th 2019Views 1055Comments 0Rating 0
February 25th 2019Views 768Comments 0Rating 0
February 24th 2019Views 1061Comments 0Rating 0
February 21st 2019Views 1119Comments 0Rating 0
February 21st 2019Views 1058Comments 0Rating 0
February 21st 2019Views 1047Comments 0Rating 0
February 20th 2019Views 1125Comments 0Rating 0
February 19th 2019Views 1206Comments 0Rating 0
February 18th 2019Views 1096Comments 0Rating 0
February 18th 2019Views 1040Comments 0Rating 0
February 18th 2019Views 703Comments 0Rating 0
February 18th 2019Views 699Comments 0Rating 0
February 17th 2019Views 1006Comments 0Rating 0
February 14th 2019Views 1038Comments 0Rating 0
February 14th 2019Views 1026Comments 0Rating 0
February 14th 2019Views 1070Comments 0Rating 0
February 14th 2019Views 1100Comments 0Rating 0
February 14th 2019Views 1087Comments 0Rating 0
February 14th 2019Views 1042Comments 0Rating 0
February 1st 2019Views 1123Comments 0Rating 0
February 1st 2019Views 1118Comments 0Rating 0
January 31st 2019Views 1079Comments 0Rating 0
January 31st 2019Views 1148Comments 0Rating 0
January 31st 2019Views 1122Comments 0Rating 0
January 31st 2019Views 1078Comments 0Rating 0
January 30th 2019Views 1143Comments 0Rating 0
January 30th 2019Views 824Comments 0Rating 0
January 29th 2019Views 1118Comments 0Rating 0
January 29th 2019Views 1107Comments 0Rating 0
January 29th 2019Views 1154Comments 0Rating 0
January 25th 2019Views 806Comments 0Rating 0
January 25th 2019Views 873Comments 0Rating 0
January 24th 2019Views 843Comments 0Rating 0