DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

PROFESIONALISME JURI HARUS TERUJI

Semakin padat nya kegiatan lomba di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan, seharusnya perlu adanya seleksi juri yang lebih teliti dan jujur, karena perlu diketahui jenis lomba yang memerlukan hasil penilaian dari dewan juri, dimungkinkan sangat rawan adanya pengaturan.

Misalkan jenis lomba menggambar, mewarnai, pantomim, gitar tunggal, penyanyi tunggal, dan masih banyak jenis lomba lagi, jika juri tidak jujur, akibatnya, kasihan pada peserta, yang relatif usianya masih dibawah 12 tahunan, rawan sekali bisa mempengaruhi mental menjadi kurang baik.

Meskipun digolongkan usianya relatif masih dibawah 12 tahun, namun sebenarnya mereka bisa merasakan bahwa ada system penilaian juri tidak jujur, akhirnya menjadi sebuah pertanyaan dalam hatipada anak-anak.

Perasaan anak bisa bertanya-tanya dalam hati, bahwasanya budaya tidak jujur adalah hal biasa, sangat beda sekali dengan ajaran kejujuran yang mereka peroleh selama ini, ternyata bahwa kata “jujur” adalah sebuah slogan murahan yang tidak ada artinya.

Budaya tidak baik tersebut lambat laun bisa tertanam dan akhirnya banyak tumbuh berkembang bisa berpengaruh pada perkembangan karakter anak, seperti kita ketahui bahwa pemerintah sekarang sangat prihatin sehingga baru gencar menggodok kurikulum yang lebih menekankan pada pendidikan karakter anak.

Salah satu contoh jenis lomba di atas, penilaian semacam ini beda dengan keputusan juri dalam permainan sepakbola yang langsung bisa dilihat hasilnya, bidang mewarnai mempunyai peluang sangat besar adanya rekayasa nilai, karena belum ada mesin otomatis yang bisa menentukan kriteria hasil tersebut.

Banyak kasus, pernah terjadi ada juri yang benar-benar jujur tidak mau mengumumkan hasil penilaian, karena terlalu banyak tekanan atau rongrongan dari pihak interen maupun eksternal, akhirnya yang mengumumkan pihak panitia sendiri, hal inilah menunjukkan bahwa telah terjadi adanya rekayasa.

Dengan adanya kasus semacam itu, tentu saja tim juri tersebut di atas merasa tidak puas dengan hasil yang diumumkan oleh pihak panitia, hal tersebut hanya menyenangkan dari beberapa pihak saja, akibatnya dari hasil penilaian yang sifatnya pesanan tersebut sangat fatal dan benar-benar sangat merugikan bagi yang mempunyai hasil prestasi sangat luar biasa hebat.

Meskipun ada juri yang tidak jujur, akan tetapi masih ada juga juri yang benar-benar memegang teguh pada pendirian, bahwa penilaian harus benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan, karena hal ini sangat menentukan dengan prestasi siswa yang sebenarnya.