DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

CENDEKIA JILID II BAGI-BAGI HADIAH PADA MOMEN HARI GURU

Diklat jurnalistik yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun kerja sama dengan Radar Jawa Pos Madiun kemarin tanggal 13 Desember 2015 di Gedung radar Jalan  DI. Panjaitan No. 12 Kota Madiun pada momen Hari Guru Nasional ini telah membagikan hadiah spesial.

Menurut wahyu B devisi koran Radar Madiun, bagi guru yang bisa menjawab pertanyaan yang dilempar dari tim Jawa pos Radar Madiun, materi pertanyaan seputar hari guru dan isi halaman berita di koran, lima orang guru berhak mendapatkan hadiah tersebut, semoga guru jaman sekarang bisa mengikuti perkembangan zaman, kata sri wahyuni, guru SDN jeruk gulung 01 Balerejo.

Diklat yang dimulai sejak pukul 08.00 itu diikuti sekitar 40 peserta guru SDN Kabupaten Madiun, para guru dibekali modul tentang dunia jurnalistik, sebelum memulai peserta diminta membaca koran yang telah dibagikan, setelah itu kuis dimulai, di sesi pertama tiga guru berhasil menjawab dengan baik dan benar pertanyaan yang diberikan, kemudian di sesi berikutnya, dua guru berhak mendapatkan hadiah, karena saya suka baca radar madiun, makanya bisa jawab pertanyaan tadi, ujarnya.

Sementara itu, materi mengenai tulis-menulis berita, opini dan jenis berita disampaikan apik oleh pemimpin redaksi (pempred) Radar Madiun Ockta Prana Lagawira, selama sekitar 1 jam 30 menit peserta mendapatkan ilmu jurnalistik, mereka juga diminta mempraktikkan ilmu yang sudah didapatkan dengan mengirim tulisannya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, setelah melalui editing kemudian dikirm ke radar madiun untuk dimuat, kami harap apa yang sudah disampaikan bisa digetok tular ke yang lain, ucap Ockta.

Ockta mengaku salut dengan semangat para guru yang masih menggebu untuk belajar jurnalistik, dia berharap, para guru mengimplemntasikan ilmu yang sudah didapat pasca pelatihan, terutama materi program cendekia mejayan yang dicnangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun bersama radar madiun dua tahun lalu, guru bisa memanfaatkan wadah menulis yang sudah disediakan di halaman khusus ini, terangnya.

Dalam presentasinya, Ockta menyampaikan materi mengenai pentingnya unsur 5 W+H (What (apa), Who (siapa), When (kapan), Where (dimana), Why (mengapa) tambah 1 How (bagaimana) ) dalam sebuah berita, lalu, pengaruh akurasi berita terhadap dampak ke masyarakat dari berbagai sisi, hingga mencari sisi-sisi terbaik informasi yang akan dimuat dalam pemberitaan, termasuk bagaimana upaya Radar Madiun melawan berita hoax, semua materi tidak ada artinya kalau tidak dipraktikkan, tegasnya.