DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

CENDEKIA MEJAYAN : MEMBAGIKAN 500 KAOS

23 Agustus 2017 Pukul 09.00 WIB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan “Sodik Hery Purnomo S.Si” mengadakan tumpengan tanda rasa syukur sudah berjalan kurang lebih 5 (lima) bulan program “Cendekia Mejayan” dengan slogan “Maju bersama, hebat semua” sekaligus membagikan 500 kaos di Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Tumpengan di hadiri langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Madiun “Aris Sudanang” dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pacitan “Endang Surjasri, S.Sos, M.Si” dan 500 peserta dari unsur Kepala UPT Pendidikan TK/SD Kecamatan, Pengawas, Kepala SMP, Kepala SD, Operator Dapodik dan beberapa guru penulis naskah/artikel Program Cendekia Mejayan.

Kepala Dinas berharap forum pertemuan semacam ini bisa dijadikan wadah kegiatan tahunan untuk menyamakan persepsi bila ada kendala, kesulitan di UPT Penddikan Kecamatan maupun di lembaga sekolah SD dan SMP, ternyata mendapat tanggapan yang positif dan ada beberapa peserta justru minta setahun dua kali.

Beliau juga menerangkan bahwa mengapa menamakan dengan Program “Cendekia Mejayan”, cendekia sendiri mempunyai makna yaitu tajam pikiran, gampang paham atau mengerti, cerdas, pandai, juga bisa di artikan cepat mengerti situasi dan cepat menemukan solusi.

Namun Beliau juga mengungkapkan bahwa tempat insan cendekia bukan hanya di dunia pendidikan saja, misalkan sekolah atau kampus, namun di luar itu banyak yang dapat dikatakan bahwa seorang sangat cerdas dan banyak wawasan.

Sedangkan mengapa menggunakan nama Mejayan, karena kalau kita berbicara Madiun, tentu saja diluar sana atau luar kota banyak orang yang salah tafsir, karena Madiun identik dengan Kota Madiun sedangkan kita adalah Kabupaten Madiun, selain itu, sekaligus juga mengenalkan bahwa Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun yang baru berada di daerah Mejayan Kabupaten Madiun.

Program Cendekia Mejayan adalah Program baru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang berkerja sama dengan pihak media koran Jawa Pos Radar Madiun, yang setiap hari efektif masuk menampilkan hasil karya tulisan dari lembaga sekolah berupa opini maupun berita yang berhubungan dengan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah, sekaligus sebagai kontrol Kepala Dinas untuk dapat mengetahui kegiatan apa yang ada di lembaga sekolah tersebut.

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Minta beberapa usulan langsung dari wakil pengawas, Kepala SMP dan SD dan Beliau berkenan menampung dan menjawab langsung bila ada kendala-kendala yang ada, yang pertama “pak Lukartono” wakil dari SD mengusulkan adanya “kompetisi antar gugus-gugus Kecamatan”, kemudian “Bu Niken” wakil dari SMP mengusulkan adanya perubahan peningkatan mutu SD, karena kita tau kenyataan di lapangan bahwa orang tua siswa masih banyak yang menyekolahkan di MI, dengan adanya permasalahan tersebut maka pihak lembaga SD harus benar-benar mengadakan perombakan besar-besaran untuk mengatasi kesenjangan yang terjadi.

Menurut “B niken”, apabila permasalahan tersebut tidak segera diatasi, tentunya lembaga SMP yang menanggung akibatnya, karena lembaga SMPdengan terpaksa  menerima input yang kurang bagus, hal ini sangat sulit akan mencetak output yang hebat, kemudia yang terakhir “Subiyanto” wakil dari Pengawas mengusulkan untuk memperdayakan tugas dan fungsi Pengawas.

Semua usulan sudah ditampung dan menjadi catatan penting Kepala Dinas, tinggal menunggu apa yang dilakukan Beliau nantinya, yang paling penting adalah Beliau berharap jangan sampai adanya kegiatan justru  menjadi bumerang karena sulitnya dalam hal pelaporan.

Untuk hiburan Beliau memperdayakan Campur sari handal dari Bidang Kebudyaan misalkan organ tunggal adalah Kepala Seksi Cagar Budaya “Sugina, S.Sos”, kendang “Hari” DKK sedangkan penyanyi tidak mengambil dari luar tapi memperdayakan hasil juara FLSN “Mega” SMPN 2 Nglames.

Lounching Program Cendekia Mejayan pada tanggal 17 Maret 2017 dilaksanakan di Gedung Radar Madiun Jalan Panjaitan No. 12 Kota Madiun yang bertepatan ke 100 hari Kepala Dinas Menjabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian setelah berhasil Program ini, Beliau mempunyai rencana membuat Program Baru, yakni “Guru adalah idolaku” yang ada kaitannya dengan “Inobel” Inovasi pembelajaran.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Jawa Pos Radar Madiun “Aris Sudanang” mengungkapkan bahwa perkembangan ekonomi suatu daerah pasti adanya banyaknya industri, tentu saja otomatis banyak investor yang masuk, sedangkan yang menjadi kendala sekarang adalah dampaknya, tentunnya orang tua sangat sibuk yang berakibat ke anak atau peserta didik yang kurang mendapat perhatian.

Maka sudah tepat jika Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan “Sodik Hery Purnomo S.Si” mempunyai Program “Cendekia Mejayan” yang nantinya dikembangkan untuk penulis artikel dari Peserta didik/siswa, karena dengan adanya atau memperdayakan literasi di sekolah, siswa dengan sendirinya akan meninggalkan media sosial yang kurang bermanfaat..

Kemudian acara yang terakhir adalah dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pacitan “Endang Surjasri, S.Sos, M.Si” yang memperkenalkan destinasi pariwisata di Kabupaten Pacitan sekaligus akan mencontoh membuat semacam Program seperti “Cendekia Mejayan” milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

LIHAT FOTO KEGIATAN DISINI