DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

BUDAYA BERSIH

GEMARANG – Peningkatan kualitas siswa, tentu tidak terlepas dari suasana lingkungan sekolah yang nyaman dan sehat. Hal itulah yang diyakini warga SDN Sebayi 01, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Setiap hari mereka tidak pernah lelah membiasakan diri terlibat aktif dalam budaya bersih dan sehat. ‘’Banyak pohon dan tanaman, kami selalu menjaganya agar tetap bersih dan asri,’’ ungkap Kepala SDN Sebayi 01 Darminta kemarin.

Darminta mengatakan, memang tidak mudah menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Pihak sekolah harus mengajarkan kebiasaan baik itu, sejak siswa kali pertama masuk sekolah di kelas I. Mereka diajari merawat pohon-pohon di sekolah, menanam tanaman obat dan sayuran atau kegiatan apotek hidup. Bahkan, hingga daur ulang sampah organik maupun plastik. ‘’Suasana yang nyaman ini membuat proses belajar mengajar lebih menyenangkan sebab lingkungan sekolah sangat mempengaruhi kenyamanan siswa,’’ jelasnya.

Selain itu, lanjut Darminta kegiatan kerja bakti juga secara rutin dilakukan seluruh warga sekolah. Biasanya, agar tidak terlalu mengganggu kegiatan belajar mengajar kerja bakti sekaligus merawat lingkungan tersebut dilakukan setiap Sabtu.  ‘’Suasana sekolah menjadi bersih, dan nyaman. Siswa juga lebih betah belajar,’’ paparnya.

Tidak hanya menikmati udara sejuk, siswa bersama guru juga bisa memanen buah. Seperti mangga, nangka, pisang, serta berbagai macam sayuran yang di tanam oleh siswa. Agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, pihaknya kini berinisiatif untuk membentuk kelompok kerja  atau pokja. Nantinya, setiap kelompok  akan bertanggung jawab dalam merawat tanaman yang ada di lingkungan sekolah secara gotong royong. Lingkungan sekolah yang sejuk, memacu minat belajar siswa dan menanamkan rasa cinta lingkungan hidup baik di sekolah di di rumah. ‘’Tentu saja mereka akan didampingi para guru. Siswa bisa belajar tentang tanggung jawab, khususnya menjaga lingkungan tetap bersih dan asri,’’ katanya.

Dengan suasa yang nyaman, Darminta optimistis siswanya bisa belajar dengan maksimal. Termasuk, saat kegiatan pembelajaran di luar kelas yang saat ini diterapkan sekolah.  Dari situ, siswa bisa lebih memahami materi, aktif, kreatif dan tidak bosan. ‘’Harapannya agar siswa bisa lebih mencintai lingkungan. Sebagai generasi penerus, mereka harus menyelamatkan bumi dengan aktif terlibat dalam pelestarian lingkungan,’’ tegasnya. (Eka Sri Wulandari/tp7/rgl)