DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

ZIARAH MAKAM KABUPATEN CARUBAN

SDN Klumutan 07 dalam memperingati bulan syura atau muharam lebih mengarah untuk mengenalkan Sejarah bekas wilayah kawedanan Caruban atau Mejayan yang pernah menjadi Kabupaten kecil yang pernah dijabat beberapa bupati salah satunya Kanjeng Bupati Raden Tumenggung Notosari (1756-1797) serta tokoh agama besar, yakni Kyai Ageng Anom Besari.

Ziarah ke makam Beliau, yakni Kuncen Mejayan dengan tujuan untuk mengingatkan siswa bahwa perjalanan kota Caruban (Mejayan) dulu hingga sekarang yang sudah ditetapkan menjadi pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun.

Menurut Kepala SDN Klumutan 07 Suroto, S.Pd, hal ini penting ditanamkan di dalam benak siswa, bahwa Kota Caruban pernah ada, mulai menjadi Kabupaten Kecil (Kabupaten Besar adalah Madiun) sampai menjadi kawedanan yang wilayahnya meliputi Mejayan, sebagian Kecamatan Wonoasri, Pilangkenceng dan Saradan.

Karena perjalanan wilayah kawedanan caruban harus tetap dilestarikan, maka kali ini setelah berkunjung ke makam, langsung menuju Perpustakaan Kabupaten Madiun, disitu diputarkan film 3 dimensi secara gratis.

Kegiatan terakhir adalah mengunjungi Pendopo Ronggo Dujemeo yang sekarang menjadi Pendopo baru, letaknya di kecamatan mejayan kurang lebih 4 Km dengan Makam para bupati terdahulu, dan acara paling akhir adalah shalat Dhuha di Masjid Quba.