DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

SISWI SDN SUGIHWARS 07 PERSIAPAN KOMPETISI LAGU JAWA TINGKAT PROVINSI

Gong genderang telah dikumandangkan SDN Sugiwaras 07 Kecamatan Saradan, tanda antisipasi untuk tidak mencari dan tidak berguru ke negara orang dalam rangka melestarikan lagu asli ciptaan jawa yang akhir-akhir ini semakin dilupakan pemiliknya, karena kita ketahui bahwa semakin banyak orang asing yang telah menekuni budaya kita, tegas Sukarlik.

 

Semangat untuk ikut melestarikan budaya daerah perlu ditanamkan sejak anak berada di usia dini. Sebab, generasi muda adalah penerus perjuangan bangsa serta ujung tombak dari keberadaan budaya daerah di tengah maraknya pengaruh budaya asing yang masuk ke negara kita ini. Tak terkecuali budaya Jawa.

Begitu pula dengan SDN Sugihwaras 07 Kec. Saradan, yang sejak tahun 2016 gencar memperkenalkan budaya Jawa kepada anak-anak melalui kegiatan ekstrakurikuler Sugitu yang kegiatannya berfokus pada memainkan musik gembrung/gamelan Jawa dan menyanyikan tembang-tembang Jawa. “Dan akhirnya di tahun 2018 ini segala usaha pendidik di SDN Sugihwaras 07 ini membuahkan hasil. Salah satu siswa kami yang masih duduk di kelas 4 telah berhasil meraih berbagai kejuaraan lomba menyanyi tembang-tembang Jawa, baik yang diadakan di tingkat kecamatan maupun kabupaten”, ujar Kepala SDN Sugihwaras 07, Sukarlik, S.Pd.

Pada bulan Agustus 2018 yang lalu siswi yang memiliki gigi gingsul itu, Lovely Maysha Putri Nabira, putri dari Bapak Makrus dan Ibu Sulistyaning Utami ini berhasil meraih Juara II Lomba Menyanyi Lagu Jawa yang diadakan oleh Kecamatan Saradan. Dan pada bulan November 2018 siswi tersebut kembali berhasil meraih prestasi sebagai Juara II Lomba Tetembangan Putri dalam acara Pekan Seni Pelajar yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun. Dan hingga saat berita ini kami tulis, siswi tersebut masih dalam persiapan lomba menyanyi di tingkat propinsi.

“Semua keberhasilan siswa kami ini tidak lepas dari peran serta guru pembimbingnya, Partini, S,Pd., yang merupakan guru PJOK dan SBdP di lembaga kami ini yang tidak pernah lelah membimbingnya hingga akhirnya dia berhasil meraih kejuaraan-kejuaraan tersebut. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari Lovely sekeluarga dan pihak-pihak yang telah ikut membantu penanaman cinta budaya Jawa di sekolah kami”, lanjut beliau.

Semoga dengan adanya tunas-tunas bangsa yang mau untuk mempelajari budaya Jawa dapat membawa perubahan yang lebih baik lagi bagi bangsa kita di masa yang akan datang.