DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

NYAMUK KECIL BISA MENGGAGALKAN RENCANA MENUJU GENERASI EMAS

Kepala Sekolah SDN Klorogan 01 Kecamatan Geger Yun Sukartiningsih, S.Pd, mengatakan bahwa seorang atlet berbakat pun, apabila terkena serangan penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk, dimungkinkan mereka tidak bisa mencapai prestasi puncak, baik akademik maupun non akademik.

Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, semua menyerang peredaran darah, dengan masa inkubasi yang berbeda-beda, biasanya pasien kambuh setelah mencapai puncak prestasi, otomatis proses saat perjuangan itu memerlukan tenaga dan fikiran yang sangat luar biasa, akibatnya mereka mengalami kelelahan, saat itulah penyakit bisa kambuh lagi.

Bagaimana bisa mengukir prestasi, setiap saat kelelahan kambuh lagi, misalkan gejala malaria tropika, mengalami demam berkala tiga hari dengan puncak setelah setiap 48 jam, nyeri kepala dan punggung, mual, pembesaran limpa dan malaise umum. Penyakit ini tidak bersifat mematikan, meskipun tanpa pengobatan, namun sering kali kambuh kembali

Selain itu masih ada lagi, demam berkala tiga hari dengan puncak setelah setiap 48 jam, nyeri kepala dan punggung, mual, pembesaran limpa dan malaise umum, penyakit ini tidak bersifat mematikan, meskipun tanpa pengobatan, namun sering kali kambuh kembali, yang lebih menjengkelkan lagi ada yang gejala deman berkala empat hari sekali, dengan puncak demam setiap 72 jam.

Beliau menjelaskan bahwa bukan hanya DBD saja, tetapi malaria juga penyakit yang disebabakan oleh gigitan nyamuk, maka kali ini SDN Klorogan 01 bekerja sama dengan Kepala Desa dan Perangkat beserta Bapinsa mengadakan bersih-bersih lingkungan sekolah untuk mencegah adanya perkembangan nyamuk.

Meskipun sekecil nyamuk, ternyata bisa menggagalkan rencana pemerintah dalam mencapai generasi emas 2045 nanti, dengan gigitan nyamuk ternyata membawa dampak yang sangat luar biasa, hal ini mayoritas masyarakat luas masih ada yang belum mengetahui, tegas Beliau.