DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

LAGU INDONESIA RAYA BERKAITAN DENGAN KURIKULUM 2013 KOMPETENSI INTI 1

Kepala SDN Sangen 01 “Sundari” menindaklanjuti intruksi Kemendikbud “Muhajdir Effendy” bahwa kepada seluruh sekolah untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya Tiga Stanza ketika melaksanakan upacara bendera.

SDN sangen 01 melaksanakan latihan bersama Dengan cara, pertama Murid murid dan gurunya membawa teks lagu Indonesia Raya Tiga Stanza, kedua sambil mendengarkan iringan lagu dari Tape Recorder, dan ketiga diulang ulang sampai bisa untuk persiapan Uacara bendera setiap hari Senin, dengan harapan bisa menanamkan rasa cinta tanah air dan bangsa (karakter bangsa).

Setelah latihan selesai, tidak lupa pembiasaan bersalaman dengan guru selalu dilaksnakan, karena merupakan adat ketimuran yang selalu dipertahankan dan sudah cocok dengan kepribadian adat asli jawa, tentu tidak boleh diremehkan dan dilupakan begitu saja.

Beliau kembali mencontohkan petikan dari syair Indonesia Raya, misalkan stanza 2: "Marilah kita Mendoa Indonesia Bahagia" hal ini sangat berhubungan dengan pemahaman religi dan  spiritual, bisa dihubungkan dengan pembelajaran pelaksanaan kurikulum 2013  Kompetensi Inti 1, yakni Sadarlah Hatinya Sadarlah Budinya Untuk Indonesia Raya artinya mengajak kebaikan

Kemudian untuk Isi stansa 3, yakni "Slamatlah Rakyatnya slamatlah putranya Pulaunya Negerinya semuanya, artinya mengajak kita semua bertanggung jawab menjaga Indonesia tetap Abadi, tegas Sundari

Sundari sengaja mengajak semua guru dan siswa untuk kembali mengenang lagu ciptaan wage rodolf supratman yang pernah dilarang oleh Belanda pada tahun 1928, karena mengandung makna yang sangat luar biasa dalam membangkitkan semangat bangsa Indonesia, sehingga sangat tidak menguntungkan bagi pihak kolonial.

Selain itu siswa diharapkan menyadari, karena perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan itu tidak gampang, mulai dari tahapan persiapan tidak bisa mulus, selalu mendapat rintangan dari pihak  penjajah, maka kita sebagai calon pengisi kemerdekaan harus benar-benar mencurahkan tenaga dan pikiran sepenuhnya untuk kemajuan bangsa, tegas Sundari.