DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

“Reog Kecil”

 

Madiun–Suara gemuruh khas gamelan reog terdengar di salah satu ruang di SDN Gunungsari. Riuh tawa dan tepuk tangan juga ikut menambah seru suasana siang itu. Itulah gambaran yang terjadi ketika tim reog kecil SDN Gunungsari sedang beraksi. Kelompok yang terdiri dari beberapa siswa kelas 4, 5 dan 6 terlihat sangat lincah saat beraksi. “Ini adalah salah satu ekstra yang dimiliki di SDN Gunungsari, sudah sejak lama kami memiliki alat gamelan reog. Hal ini merupakan nilai plus bagi sekolah kami karena reog adalah salah satu warisan bangsa Indonesia yang berasal dari Jawa Timur dan tidak semua sekolah memiliki sarana gamelan reog”. Ujar Susila, S.Pd selaku Kepala Sekolah SDN Gunungsari.

Minat dan bakat siswa dalam kesenian reog ini banyak terlihat, namun karena keterbatasan SDM yang dapat melatih maka hal ini menjadi suatu penghalang. Seperti yang di sampaikan oleh Susila, S.Pd, “Sebenarnya banyak siswa yang tertarik dan ingin diadakan latihan reog kecil secara intens, namun di karenakan keterbatasan SDM yang mampu melatih, maka kita hanya melatih sesekali ketika akan tampil di suatu acara, contohnya pelepasan siswa kelas 6”.

Selain reog kecil di SDN Gunungsari juga terdapat ekstra lain yaitu pramuka. Ekstra pramuka wajib di ikuti oleh seluruh siswa yang di bagi menjadi 2 kelompok, kelompok siaga yang terdiri dari siswa kelas 1,2,3 dan kelompok penggalang yang terdiri dari siswa kelas 4,5 dan 6. Ekstra pramuka biasa dilaksanakan sepulang sekolah di hari Sabtu. Kegiatan pramuka dapat melatih siswa untuk belajar mandiri serta bersosialisasi. “Selain reog kecil di SDN Gunungsari juga ada ekstra pramuka. Ekstra ini bagus untuk melatih siswa belajar mandiri serta bersosialisasi dengan teman. Dan juga melatih siswa melawan rasa takut dan tampil percaya diri ketika berhadapan dengan banyak orang.” Ujar Susila, S.Pd.

Sebagai sekolah inti di gugus 5 kecamatan Madiun, SDN Gunungsari telah menerapkan pembiasaan untuk para siswanya. Dimulai dari ketika sampai di gerbang masuk sekolah. Selain telah disambut oleh guru piket, mereka juga diharuskan turun dari sepeda dan berjalan sampai tempat parkir. Setiap hari selasa dan kamis tertib diadakan senam pagi bersama dihalaman sekolah, kemudian dilanjut baris dan menyanyikan beberapa lagu kebangsaan Indonesia. Setiap harinya di gilir setiap kelas untuk sholat dhuha berjamaah di Masjid sesuai dengan jadwal pelajaran agama islam mereka. Susila, S.Pd menuturkan bahwa kegiatan pembiasaan ini untuk menjadikan siswa terbiasa melakukan kegiatan positif setiap harinya, “Pembiasaan di Sekolah di terapkan untuk melatih siswa terbiasa melakukan kegiatan positif sehingga bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-harinya baik di lingkungan sekolah atau di rumah”.

ks: SUSILA, S.Pd, pnls : Tutut Mada Nugrahanti, S.Pd

RDR : SDN GUNUNGSARI BERBENAH (4 AGUSTUS 2017)

 

NEW

June 13th 2018Views 12Comments 0Rating 0
June 8th 2018Views 23Comments 0Rating 0
June 7th 2018Views 18Comments 0Rating 0
June 7th 2018Views 26Comments 0Rating 0
June 6th 2018Views 18Comments 0Rating 0
June 6th 2018Views 21Comments 0Rating 0
June 5th 2018Views 22Comments 0Rating 0
June 5th 2018Views 25Comments 0Rating 0
June 4th 2018Views 23Comments 0Rating 0
June 4th 2018Views 19Comments 0Rating 0
May 31st 2018Views 34Comments 0Rating 0
May 31st 2018Views 23Comments 0Rating 0
May 30th 2018Views 30Comments 0Rating 0
May 28th 2018Views 38Comments 0Rating 0
May 28th 2018Views 24Comments 0Rating 0
May 26th 2018Views 38Comments 0Rating 0
May 25th 2018Views 38Comments 0Rating 0
May 24th 2018Views 69Comments 0Rating 0
May 24th 2018Views 37Comments 0Rating 0
May 24th 2018Views 44Comments 0Rating 0
May 23rd 2018Views 46Comments 0Rating 0
May 22nd 2018Views 42Comments 0Rating 0
May 21st 2018Views 43Comments 0Rating 0
May 17th 2018Views 54Comments 0Rating 0