DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

PERMAINAN ANAK YANG MATI SURI

 

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi semakin memudahkan manusia dalam aktifitas sehari-hari, tidak hanya dalam hal pekerjaan bahkan ketika sedang bersantai dan membutuhkan hiburan, kita banyak terbantu dengan hadirnya berbagai macam permainan modern seperti playstation dan game online. Bahkan sekarang ini kita semakin dimanjakan dengan berbagai game modern yang dapat kita unduh secara gratis pada perangkat komputer maupun gadget. Kemudahan dan daya tarik berbagai macam permainan modern inilah yang akhirnya membuat permainan tradisional seakan mati suri. Anak-anak sekarang kurang meminati permainan-permainan tradisional karena dianggap kuno dan kurang menarik. Yang lebih memprihatinkan, sebagian besar anak-anak kita bahkan tidak tahu keberadaan permainan-permainan tradisional.

Munculnya berbagai permainan modern yang semakin diminati anak-anak jaman sekarang ini ternyata menimbulkan kecemasan dari berbagai pihak, khususnya para orang tua. Kekhawatiran ini memang tak berlebihan karena ternyata menurut penelitian, memainkan game secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan antara lain gangguan kesehatan mata, mengganggu pola tidur, penurunan aktivitas otak hingga resiko penyakit wasir atau ambeien.

Perubahan minat anak-anak dari  permainan tradisional ke permainan modern ternyata tidak hanya terjadi pada mereka yang tinggal di kota saja, dampak kemajuan tekhnologi memudahkan akses permainan modern sampai ke daerah-daerah pedalaman. Di sekolah-sekolah pada jam istirahat, anak-anak lebih senang memainkan permainan modern contohnya mobil mainan remote control dan kartu-kartu bergambar yang banyal dijual oleh pedagang keliling di sekolah. Berawal dari keprihatinan sekolah terhadap perubahan pola permainan anak khususnya terhadap siswa didik, SDN Winong 03 perlu melakukan sesuatu agar eksistensi permainan tradisional tidak tergerus oleh jaman.

Dimulai pada Tahun Pelajaran 2017-2018, pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan telah disisipkan muatan kurikulum berbasis kearifan lokal, yang telah diwariskan secara turun temurun oleh generasi sebelumnya. Sekolah juga mengajak para orang tua murid untuk berpartisipasi dalam program ini, dengan menghimbau agar membatasi penggunaan hp/gadget   saat berada di rumah, membatasi memainkan play station dan game online, dan mengawasi pergaulan anak di lingkungannya. Selain mengajarkan materi dari kurikulum yang telah ditetapkan pemerintah, di sekolah ini menambahkan pengetahuan dan keterampilan saperti lagu daerah, cerita rakyat dan permainan tradisional. Melalui kegiatan tersebut peserta didik ditanamkan untuk lebih mencintai budaya sendiri daripada budaya asing. Khususnya untuk permainan tradisional, sekolah mulai memfasilitasi dengan menyediakan beberapa alat permainan tradisional seperti papan permainan congklak (dakon), gundu, egrang, dan bekel. Kegiatan pembelajaran terasa sangat menyenangkan karena mereka belajar tidak hanya di dalam kelas, tapi juga di luar kelas yaitu di halaman sekolah. Mereka juga lebih banyak melakukan aktivitas fisik sehingga tubuh menjadi lebih sehat.

Sejak dilaksanakan program ini khususnya kegiatan pembelajaran permainan tradisional, para peserta didik sudah terlihat mengalami perkembangan yang cukup baik. Saat istirahat kini mereka lebih senang memainkan berbagai macam permainan tradisional seperti gobak sodor, engkling, congklak (dakon), gundu, egrang, dan bekel. Kondisi fisik pun juga semakin baik, mereka tampak semakin sehat, lincah dan tidak tampak mengantuk di kelas walaupun saat jam pelajaran terakhir.

SDN Winong 03 berusaha program kegiatan ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan. Sekolah juga berharap pemerintah ikut mendukung program seperti ini, misalnya dengan mengadakan sosialisasi terhadap siswa, orangtua siswa dan masyarakat juga memberikan bantuan sarana dan prasarana.

KS : MASYHUDI, S.Pd.I, PNL: RATNA WIDYASTUTI, S.Pd.SD

RDR : HIDUPKAN KEMBALI PERMAINAN TRADISIONAL (12 SEPTEMBER 2017)

 

NEW

June 21st 2018Views 6Comments 0Rating 0
June 21st 2018Views 5Comments 0Rating 0
June 13th 2018Views 19Comments 0Rating 0
June 8th 2018Views 25Comments 0Rating 0
June 7th 2018Views 18Comments 0Rating 0
June 7th 2018Views 28Comments 0Rating 0
June 6th 2018Views 18Comments 0Rating 0
June 6th 2018Views 22Comments 0Rating 0
June 5th 2018Views 22Comments 0Rating 0
June 5th 2018Views 27Comments 0Rating 0
June 4th 2018Views 24Comments 0Rating 0
June 4th 2018Views 20Comments 0Rating 0
May 31st 2018Views 34Comments 0Rating 0
May 31st 2018Views 23Comments 0Rating 0
May 30th 2018Views 31Comments 0Rating 0
May 28th 2018Views 40Comments 0Rating 0
May 28th 2018Views 24Comments 0Rating 0
May 26th 2018Views 41Comments 0Rating 0
May 25th 2018Views 39Comments 0Rating 0
May 24th 2018Views 70Comments 0Rating 0
May 24th 2018Views 38Comments 0Rating 0
May 24th 2018Views 44Comments 0Rating 0
May 23rd 2018Views 48Comments 0Rating 0
May 22nd 2018Views 43Comments 0Rating 0