Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

KERAWITAN UNTUK PENGEMBANGAN SENI BUDAYA

 

Kesenian merupakan salah satu bagian dari kebudayaan warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Sebagai contoh karawitan, musik jawa yang sarat akan makna, sekarang sudah jarang peminatnya terutama bagi generasi muda. Pembelajaran karawitan merupakan salah satu aktivitas pendidikan yang semakin jarang dilaksanakan di sekolah-sekolah umum.

Kepedulian terhadap pembelajaran karawitan sebagai wujud pengenalan, pengembangan dan pemeliharaan terhadap seni budaya daerah. Sebagai contoh SD Negeri Kaibon 01 Kabupaten Madiun memasukkan karawitan sebagai materi pembelajaran ektra kurikuler. Menurut pembina ektra kurikuler ini, karawitan dianggap memiliki peranan yang besar memajukan budaya bangsa.

Salah satu tujuan kerawitan dijadikan ektra kurikuler adalah penanaman dan pengembangan karakter pada anak yang berbasis kearifan budaya lokal. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Sekolah SDN Kaibon 01 , “Melestarikan dan memperkuat cinta terhadap tanah air, memperkuat eksistensi kearifan lokal serta memberikan pembinaan etika dan estetika pada guru dan siswa SDN Kaibon 01 bisa dilakukan melalui seni karawitan”.

Selain itu pembelajaran karawitan dapat dilaksanakan di sekolah dengan melalui tiga aspek materi yaitu pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling) dan tindakan (action). Berdasarkan tiga jenis materi yang diberikan akan dapat digunakan sebagai pembentuk karakter bangsa.

Dibawah bimbingan Ibu Heri Susilowati seni karawitan tidak kalah menarik di mata anak-anak didiknya jika dibandingkan seni musik modern lainnya. “Pembelajaran seni kerawitan itu sangat baik, tidak hanya tentang eksistensi seni saja tetapi juga memberikan efek besar terhadap tumbuh kembang anak salah satunya anak jadi lebih percaya diri” ungkap guru seni sekolah tersebut.

Dengan perlengkapan musik tradisional gamelan yang dimiliki sekolah, siswa-siswi
mampu mengenal dan memainkan alat musik diantaranya bonang, demung, saron, kenong hingga gong. Mereka secara rutin berlatih mencintai tradisi Jawa Karawitan setiap hari kamis. Anak-anak yang rata-rata berusia 9-12 tahun itu dilatih bermain gamelan sambil menembangkan lagu-lagu dolanan khas Jawa hingga tembang jawa yang kini sudah nyaris punah dan asing di telinga anak-anak kebanyakan, apalagi yang tinggal di perkotaan.

Tak hanya sekadar berlatih, anak-anak SD Negeri Kaibon 01 ini juga kerap ikut pentas pertunjukan di sekolah maupun desa, hingga pada acara hari jadi kabupaten Madiun ikut juga memeriahkan. Dengan begitu orang tua akan tahu bahwa anak-anak penerus generasi bangsa bahwa SDN Kaibon 01 Kabupatem Madiun masih bisa diandalkan untuk melestarikan tradisi leluhur mereka.

PNL : HERI SUSILOWATI, S.Pd, KS : WINDARTI, S.Pd

RDR : ASAH KARAKTER DENGAN KARAWITAN (15 SEPTEMBER 2017)