DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

BERKOMITMEN LESTARIKAN KESENIAN DAERAH

 

Komitmen keluarga besar SMPN 1 Jiwan terhadap pelestarian budaya daerah tidak perlu diragukan. Dalam beberapa even SMPN 1 Jiwan telah membuktikan hal tsb.. Beberapa kali SMPN 1 Jiwan telah berhasil menjuarai lomba kerawitan tingkat kabupaten, bahkan pernah mewakili Jawa Timur dalam festifal Kerawitan ke Jogjakarta.

Budaya daerah merupakan  salah satu wujud nyata kekayaan dari kebhinekaan NKRI. Indonesia  memiliki lebih dari 300 etnik yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. Tiap-tiap daerah dan etnik memiliki kekayaan dan  keunikan budaya. Maka tak mengherankan jika Indonesia ibarat gudangnya budaya dunia. Keindahan dan keunikan budaya Indonesia sangat mempesona penduduk dunia. Hingga tidak mengherankan jika banyak warga Negara asing sangat berminat belajar aneka budaya daerah di Indonesia.

Menyadari begitu berharganya budaya bangsa tersebut, seluruh warga SMPN 1 Jiwan membangun komitmen untuk melestarikan budaya lokal. Kecintaan terhadap budaya daerah ini terus dibentuk  dan dibina lewat kegiatan pengembangan bakat dan seni dalam diri siswa. Sebagai bukti komitmen dan konsistensi sikap terhadap budaya SMPN 1 Jiwan telah menggelar seni dongkrek yang asli berasal dari kabupaten madiun. Seni dongkrek yang sesungguhnya berlatar belakang ritual pengusiran “pageblug” atau “balak” yang menimpa Desa Mejayan, kabupaten Madiun , pada tahun 1874  tersebut,  pada pawai peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Kecamatan Jiwan tanggal 26 Agustus 2017 digelar lagi. Seni ini dimainkan oleh  serombongan penari bertopeng yang tiada lain gambaran mahkluk halus penyebab pageblug/bencana yang telah ditaklukkan, dan serombongan pemain musik  dongkrek.

Selain menggelar  seni  tari dongkrek yang asli merupakan budaya masyarakat  Madiun, SMPN 1 Jiwan juga menggelar  Seni tari masal “Retno Dumilah”. Seni tari tersebut ditarikan oleh kurang lebih tiga puluh siswa wanita. Tari Retno Dumilah ini pun  berlatar belakang sejarah Madiun. Yakni mengisahkan peperangan antara kerajaan Madiun yang didukung oleh Adipati Ponorogo dan Adipati Madura melawan kerajaan Mataram yang dipimpin oeh Panembahan Senopati.  Kerajaan Madiun memiliki pasukan wanita yang sangat tangguh yang dipimpin “Retno Dumilah”. Walaupun akhirnya kerajaan Mataram menang, namun akhirnya terjadi perdamaian. Retno Dumilah akhirnya dipersunting Panembahan Senopati.

Tak pelak kedua jenis tari budaya asli Kabupaten Madiun, yang digelar  sisawa SMPN 1 jiwan ini, telah memukau dan menghibur masyarakat kecamatan Jiwan yang menyaksikan pawai HUT Kemerdekaan RI ke-72. Sekaligus menggugah kesadaran masyarakat terhadap nilai yang mengagumkan , serta indah milik kita. (ANG).

RDR : LESTARIKAN KESENIAN DAERAH LOKAL (22 SEPTEMBER 2017)

 

BARU DIBACA

 

NEW

December 9th 2018Views 1Comments 0Rating 0
December 9th 2018Views 0Comments 0Rating 0
December 9th 2018Views 0Comments 0Rating 0
December 7th 2018Views 2Comments 0Rating 0
December 5th 2018Views 8Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 10Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 13Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 11Comments 0Rating 0
December 4th 2018Views 18Comments 0Rating 0
December 3rd 2018Views 10Comments 0Rating 0
December 3rd 2018Views 14Comments 0Rating 0
December 1st 2018Views 13Comments 0Rating 0
November 30th 2018Views 13Comments 0Rating 0
November 29th 2018Views 15Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 12Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 12Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 9Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 11Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 9Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 10Comments 0Rating 0
November 27th 2018Views 9Comments 0Rating 0