DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MADIUN

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

STRATEGI DAN KEBIJAKAN

 

Orientasi pembangunan pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Madiun direpresentasikan ke dalam pengarusutamaan berbagai variable dan aspek pembangunan yang akan memberi corak seluruh program pembangunan. Oleh karena itu pemerintah menetapkan strategi kebijakan untuk tercapainya tujuan pendidikan :

  1. Pemerataan dan perluasan akses memperoleh pendidikan yang bermutu
  2. Peningkatan mutu relevansi dan daya saing
  3. Peningkatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik
  4. Peningkatan ketahanan budaya melalui pengembangan dan pelestarian kebudayaan.

Pemerataan dan perluasan akses memperoleh pendidikan

Pemerataan dan perluasan akses pendidikan diarahkan pada upaya meningkatkan daya tampung pada masing-masing satuan pendidikan. Prioritas pembangunan di Kabupaten Madiun, sector pendidikan merupakan bidang yang menjadi prioritas. Oleh karena itu daerah memberikan kesempatan yang sama kepada penduduk usia sekolah dari golongan masyarakat yang berbeda baik dari social ekonomi, gender, lokasi tempat tinggal dan tingkat kemampuan intelektual untuk mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu.

Upaya peningkatan perluasan dan pemerataan kesempatan belajar sering menghadapi permasalahan dan kendala social ekonomi , budaya serta geografis. Terkait dengan hal tersebut maka langkah strategis yang ditempuh adalah adalah sebagai berikut :

  1. Memperluas akses pendidikan bagi anak usia 0-6 tahun
  2. Memperluas akses pendidikan bagi anak usia 7-15 tahun
  3. Menyelenggarakan layanan pendidikan alternative melalui jalur formal non formal, maupun terpadu.
  4. Memfasilitasi peran masyarakat dalam memperluas akses pendidikan di sekolah menengah
  5. Mengupayakan keberlanjutan program BOS pada jenjang pendidikan SD/MI sampai SMP/MTs dan program BKSM pada jenjang pendidikan SMA/SMK/MA khusus untuk siswa miskin
  6. Meningkatkan bantuan bagi siswa yang kurang mampu
  7. Perintisan SD, SMP, SMA Satu Atap
  8. Meningkatkan akses pendidikan bagi daerah terpencil yang berpenduduk jarang dan terpencar dan siswa dengan kondisi khusus
  9. Peningkatan APK SMP dan SMA secara signifikan
  10. Melaksanakan komunikasi, informasi, edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat pendidikan
  11. Memperluas kesempatan belajar sepanjang hayat bagi penduduk dewasa yang ingin meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kecakapan hisup.

Peningkatan Mutu, Relevansi dan daya saing

Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing dimasa depan diharapkan dapat memberikan dampak bagi perwujudan iksistensi dan interaksi manusia sehingga dapat hidup bersama dalam keagamaan social budaya serta meningkatkan taraf hidup dan daya saing warga masyarakat Kabupaten Madiun.

Salah satu indicator mutu pendidikan adalah kulitas lulusannya, sedangkan aspek yang sangat berpengaruh dalam peningkatan mutu pendidikan adalah kualitas guru manajemen, fasilitas kurikulum, system  yang diterapkan serta dana yang tersedia. Sehubungan dengan hal tersebut maka strategi yang akan ditempuh adalah :

  1. Mengupayakan pelaksanaan program peningkatan mutu pendidikan berbasis SNP
  2. Melaksanakan evaluasi pendidikan melalui ujian sekolah dan ujian nasional
  3. Mengupayakan peningkatan kompetensi guru yang dibuktikan dengan sertifikasi
  4. Pemanfaatan ICT sebagai sarana pusat sumber belajar
  5. Perintisan dan pembinaan satuan pendidikan berbasis keunggulan local
  6. Perintisan dan pembinaan Satuan Pendidikan bertaraf Internasional
  7. Penyelenggaraan akreditasi sekolah TK, SD dan SMP
  8. Penyelenggaraan lomba dan kompetisi tingkat kabupaten sebagai seleksi propinsi maupun tingkat nasional
  9. Pemberian penghargaan atas prestasi yang dicapai
  10. Pengadaan dan perbaikan sarana dan prasarana fisik
  11. Pemberian subsidi untuk kegiatan peningkatan pelajaran pendidikan

Peningkatan tata kelola akuntabilitas dan pencitraan publik

Tujuan pembangunan pendidikan adalah untuk mendorong  kebijakan sektoral yang mampu memberikan arah reformasi pendidikan yaitu pemberian otonomi kepada satuan pendidikan agar sekolah dapat menyusun rencana, melaksanakan dan mengevaluasi program kegiatannya bersama stakeholders untuk secara aktif memberikan kontribusi untuk peningkatan mutu pendidikan, Hal ini diupayakan untuk mendukung agar pengelolaan pendidikan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien dan akuntable untuk mendukung relaisasi pemerintahan yang bersih bebas, dari KKN serta memberikan pelayanan yang bermutu, sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan telknologi.

Disamping hal tersebut diatas, dalam rangka meningkatkan citra pendidikan perlu dikembangkan sekolah yang bersetandar zinternasional pada setiap tingkat pendidikan dan peningkatan jumlah SMK dengan perbandingan SMK dengan SMA 60 : 40. SWehingga dengan demikian strategi ayang akan ditempuh adalah :

  1. Melakukan koordinasi dengan organisasi social / masyarakat, penyelenggaraan pendidikan dalam upaya pengembangan lembaga PAUD.
  2. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pada semua jenjang pendidikan
  3. Meningkatkan efisiensi pengelolaan pendidikan
  4. Meningkatkan ketaatan aparat terhadap peraturan dan perundang-undangan
  5. Memverifikasi dan menginvestigasikan pengaduan masyarakat dan menindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan
  6. Melakukan pengawasan secara rutin untuk menekan penyimpangan / penyelahgunaan keuangan Negara
  7. Melaksanakan Inpres No. 5 Tahun 2005 tentang pemberantasan KKN
  8. Mengembangkan ICT secara optimal untuk meningkatkan layanan pendidikan kepada sekolah dan masyarakat secara bertahap.

Meningkatkan ketahanan budaya melalui pengembangan dan pelestarian kebudayaan

Arus globalisasi dan masuknya budaya asing sangat mempengaruhi perilaku generasi muda. Kenyataan menunjukkan bahwa banyak generasi muda yang telah meninggalkan atau kurang memamhami budaya banagsa sendiri. Oleha karena itu perlu dilakukan peningkatan ketahanan budaya melalaui pendidikan dengan strategi pengembangan dan pelestarian budaya. Adapaun strategi ketahanan budaya yang akan ditempuh adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan pendidikan budaya seni purbakala nilai budaya melalui kegiatan peningkatan pendidikan jalur formal , non formal, dan informal sejak usia dini
  2. Meningkatkan pemahaman tentang kesenian dan sejarah perjuangan bangsa
  3. Meningkarkan intensitas kunjungan siswa ketempat sejarah
  4. Meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan kepurbakalaan dan BLB
  5. Melakukan pengelolaan kebudayaan melalui kegiatan sosisalisasi, pelatihan dan revitalisasi nilai budaya.

 

 

NEW

August 14th 2018Views 1Comments 0Rating 0
August 14th 2018Views 4Comments 0Rating 0
August 13th 2018Views 2Comments 0Rating 0
August 10th 2018Views 11Comments 0Rating 0
August 8th 2018Views 15Comments 0Rating 0
August 7th 2018Views 10Comments 0Rating 0
August 6th 2018Views 6Comments 0Rating 0
August 6th 2018Views 8Comments 0Rating 0
August 3rd 2018Views 16Comments 0Rating 0
August 3rd 2018Views 11Comments 0Rating 0
August 3rd 2018Views 11Comments 0Rating 0
August 2nd 2018Views 8Comments 0Rating 0
July 31st 2018Views 12Comments 0Rating 0
July 30th 2018Views 12Comments 0Rating 0
July 26th 2018Views 24Comments 0Rating 0
July 25th 2018Views 15Comments 0Rating 0
July 24th 2018Views 21Comments 0Rating 0
July 19th 2018Views 33Comments 0Rating 0
July 19th 2018Views 29Comments 0Rating 0
July 17th 2018Views 35Comments 0Rating 0
July 16th 2018Views 18Comments 0Rating 0
July 13th 2018Views 23Comments 0Rating 0
July 12th 2018Views 37Comments 0Rating 0