SOSIALISASI APLIKASI DAPODIK VERSI 2021

Sosialisasi dalam rangka update data Pendidikan tahun pelajaran 2020/2021 yang dibuka secara daring oleh Sekretaris “Adrianto, SE, MM” yang didampingi Kepala Subag Penyusunan Program dan Pelaporan Eni Lestari, S.Si.pada tanggal 6 Agustus 2020 Pukul 08.00 WIB di Ruang pertemuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Pelaksanaan kegaitan sudah sesuai anjuran protokol Kesehatan pencegahan covid-19, kali ini Tim Dinas menggunakan layanan zoom meetings dengan tujuan untuk mengurangi kontak fisik secara langsung.

Layanan zoom meetings dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) atau online, sehingga peserta tidak perlu datang ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, cukup di sekolah masing-masing,

hal ini tentu saja sudah sesuai dengan harapan dari pemerinth untuk mengurangi penyebaran pandemic covid-19 dan selain itu juga sudah menyesuaikan kegiatan abad revolusi industry 4.0, yakni new normal total.

Sekretaris “Adrianto, SE, MM” menginformasikan bahwa mengingat pentingnya sosilisasi ini, karena aplikasi dapodik dari kemendikbud sekarang sudah terhubung dengan database dari capil, maka peserta diharapkan untuk mengikuti dengan sungguh-sungguh.

Tentu saja aplikasi tahun 2020 telah banyak mengalami prosedur perubahan yang harus diketahui / dilakukan oleh operator SD / SMP dan Koordinator operator TK /PAUD per Kecamatan seluruh Kabupaten Madiun.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap, dengan jumlah peserta 482 yang terdiri dari :

  1. Kamis, 6 Agustus 2020 tahap I pukul 08.00 – 10.00 WIB operator SD/SMP Kecamatan Madiun 23 peserta dan operator SD/SMP Kecamatan Kebonsari 26 peserta, sedangkan Tahap II Pukul 10.30 – 12.30 WIB operator SD/SMP Kecamatan Wonoasri 18 peserta dan operator SD/SMP Kecamatan Saradan 48 peserta
  2. Jum’at, 7 Agustus 2020 pukul 08.00 – 10.00 WIB operator SD/SMP Kecamatan Kare 30 peserta dan operator SD/SMP Kecamatan Wungu 31 peserta
  3. Senin, 10 Agustus 2020 tahap I pukul 08.00 – 10.00 WIB operator SD/SMP Kecamatan Balerejo 29 peserta dan operator SD/SMP Kecamatan Jiwan 25 peserta, sedangkan Tahap II Pukul 10.30 – 12.30 WIB operator SD/SMP Kecamatan Pilangkenceng 35 peserta dan operator SD/SMP Kecamatan Gemarang 30 peserta
  4. Selasa, 11 Agustus 2020 tahap I pukul 08.00 – 10.00 WIB operator SD/SMP Kecamatan Mejayan 31 peserta dan operator SD/SMP Kecamatan Dolopo 32 peserta, sedangkan Tahap II Pukul 10.30 – 12.30 WIB operator SD/SMP Kecamatan Geger 39 peserta dan operator SD/SMP Kecamatan Dagangan 36 peserta
  5. Rabu, 12 Agustus 2020 pukul 08.00 – 10.00 WIB coordinator operator TK/PAUD per Kecamatan 30 peserta

Materi disampaikan oleh operator dapodik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, yakni Ikhsan Walidi, dan Andri Purnomo.

Dengan adanya perubahan system aplikasi dari dapodikdasmen menjadi satu data yakni dapodik, selain itu yang semula antara operator jenjang SD/SMP terpisah dengan jenjang TK/PAUD yang sekarang menjadi satu operator, sehingga target pendataan untuk tahun 2020 bisa meningkat, yakni bisa mencapai 100% bisa ter update ke sistem aplikasi kemendibud, itulah harapan “Adrianto, SE, MM” Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

Opini/Editor : Nunus Dwi Nugroho

Chanel youtube : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun

Sekecil ketidak jujuran, kami takut mereka akan terpengaruh !!!

Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia

Wong madiun, madiun sedulurku kabeh (Jawa Timur)

Jumlah kecamatan ada 15, yakni Kecamatan Dolopo, Geger, Kebonsari, Dagangan, Wungu, Kare, Jiwan, Sawahan, Madiun, Balerejo, Wonoasri, Pilangkenceng, Mejayan, Saradan, dan Gemarang.

Brem, pecel (nasi pecel / sego pecel / krupuk pecel / opak pecel), seni dongkrek